Puluhan Pedagang Datangi Bupati Buleleng

Singaraja | Puluhan pedagang perwakilan dari para pedagang di Pasar tradisional Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng mendatangi Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana untuk meminta solusi terkait dengan banyaknya pedagang yang tidak terakomodir di Pasar tradisional yang baru, Senin (7/3).

Total pedagang yang berada di luar pasar kurang lebih sebanyak 50 orang, sementara pedagang yang sudah berjualan di dalam pasar sebanyak 100 orang .

- Advertisement -

”Kurang lebih 50 orang yang masih berjualan diluar. Saya sendiri tidak tahu permasalahannya kenapa mereka berjualan diluar. Tapi tadi Pak Bupati sudah mengijinkan pedagang yang diluar untuk berjualan di dalam pasar,” ungkap Widiada, Ketua perwakilan pedagang yang menemui Bupati, Senin (7/3).

Sementara itu, Direktur PD Pasar I Gde Putu Satwika Yadnya mengungkapkan akan merubah modul yang selama ini sudah selesai dibuat.

“Sebagaimana kebijakan Bupati dan disepakati para pedagang bahwa pedagang yang berasal dari Desa banjar dan mereka sudah berjualan sejak lama akan mendapatkan prioritas. Luas modul (kios) yang disetujui bersama 2 x 3 (modul) atau enam meter pesegi. Jadi apa yang kami sudah kerjakan akan kami rubah kembali, “ ujar Satwika.

Satwika juga menyatakan nantinya akan dilakukan pengundian secara transparan dan akuntabel dengan disaksikan oleh Muspika Kecamatan Banjar, atau bisa disaksikan langsung oleh DPRD Kabupaten Buleleng.

- Advertisement -

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menjelaskan bahwa pasar tradisional ini adalah ruang untuk mensejahterakan masyarakat. Dan yang terpenting kata Bupati, ada warga asli yang bisa memanfaatkan dan diprioritaskan untuk menggunakan ruang pasar tradisional di Pasar Banjar ini.

“Kita berikan dulu ruang buat mereka yang berasal dari Desa Banjar dan Banjar Tegeha, apalagi yang sudah lama berjualan di sana. Kalau mereka sudah pasti mendapatkan ruang ini, silahkan PD Pasar memberikan kepada pedagang lain. Kalau sudah itu dilakukan urusannya selesai kan. Jadi PD Pasar jangan melulu memperhitungkan bisnis semata,” tegas agus Suradnnyana. |RM|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts