APK dan Bahan Kampanye Banyak Mubasir

Singaraja, koranbuleleng.com| Pencetakan Alat Peraga Kampaney (APK) dan Bahan kampanye (BK) dinilai banyak mubasir dan tidak terpakai karena tidak efektip.

Salah satunya yakni Bahan Kampanye berupa Pamflet bergambar Pasangan Calon dengan ukuran satu meter. Bahan kampanye tersebut dirasakan tidak efektif untuk dimanfaatkan sebagai alat untuk mempromosikan Pasangan Calon.

- Advertisement -

Hal itu menjadi sorotan oleh Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor Urut 2 Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra. Apalagi, kini, ribuan bahan kampanye berupa pamphlet milik Paslon nomor urut dua itu menumpuk di sekretariat DPC PDi Perjuangan kabupaten Buleleng.

Ketua Tim Pemenangan PASS di Hati Gede Supriatna merasa bahwa bahan kampanye pamplet itu ukuran dari pamflet tersebut sangat tanggung, disamping juga karena tempat untuk memasang yang memang terbatas.

“Setelah proses ini berjalan dan kita cermati. Ini sekedar masukan untuk penyelenggara Pilkada. Untuk memikirkan dengan matang, terutama untuk penyediaan apk dan bahan kampanye. Karena jenis pamflet ini memang tidak efektif dan juga mubasir. Apalagi kita juga dilarang memasang APK dan bahan kampanye di sembarang tepat karena ada zonanya,” Ujar Supriatna.

Supriatna yang juga Ketua DPRD kabupaten Buleleng ini meminta kepada KPU Kabupaten Buleleng untuk lebih cermat lagi dalam menentukan jenis APK dan Bahan Kampanye. KPU Buleleng harus selalu melakukan komunikasi dengan tim kampanye ketika akan membuat alat peraga kampanye.

- Advertisement -

“KPU sebaiknya melakukan pengkajian lebih teliti lagi kedepan, sehingga tidak ada kesan pemborosan anggaran,” Tegasnya. |RM|

 

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts