Polwan Kelahiran Kupang Ini Kini Berlabuh di Hati Warga Beratan

Singaraja, koranbuleleng.com | Tadi, iring-iringan warga Kelurahan Beratan saat mengantar jenasah seorang warga setempat ke pemakaman desa adat terlihat tertib, Jumat 10 maret 2017. Disela-sela perjalanan warga, terlihat seorang polisi wanita atau Polwan yang sebenarnya wajahnya tidak asing lagi bagi masyarakat di Kota Singaraja.

Dialah, Aiptu Yohana Rosalin Diaz. Perempuan kelahiran Kupang, Nusa Tenggara Timur itu dengan iklas mengatur arus lalu lintas supaya warga bisa dengan lancar menuju setra. Bahkan, disela-sela itu, Yohana Diaz juga tampak memberikan pemahaman kepada pengendara untuk berkendara sesuai dengan aturan, termasuk penggunaan helm yang benar.

- Advertisement -

Maklum, Diaz yang baru bertugas sebagai Babinkamtibmas sejak empat hari di Kelurahan Beratan ini, sebelumnya adalah personil dari Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng. Jadi, Dia masih sangat ingat jika harus sesering mungkin mengingatkan pengendara supaya berkendara dengan baik.

Yohanan Diaz baru saja bertugas sebagai Babinkamtibmas di Kelurahan Beratan. Di jajaran Polres Buleleng, Dia adalah Polwan pertama yang bertugas sebagai Babinkamtibmas. Yohana mengetahui secara persis, tugas Babinkamtibmas sangatlah berat karena bersinggungan langsung dengan masyarakat dengan pola pikir serta karakter yang berbeda-beda. Seorang Babinkamtibmas juga adalah seorang “penguasa” wilayah keamanan ditingkat desa dan kelurahan, sehingga Dia harus pintar berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pucuk pimpinan wilayah.

Aiptu Yohana Rosalin Diaz menjabat sebagai Bhabinkamtibmas di kelurahan Beratan Kecamatan Buleleng menggantikan Bripka. Made Subrata. Wanita kelahiran Kupang, 8 Pebruari 1970 ini, mulai bertugas sebagai Babinkamtibmas sejak selasa, 7 Maret 2017 lalu.

Perjalanan karir kepolisian Aiptu Yohana Rosalin Diaz cukup panjang. Sejak masuk dalam Kepolisian Tahun 1989 silam, Ibu dua anak ini sempat bertugas di Polda Bali selama enam bulan. Ia selanjutnya ditugaskan di Polres Ende Nusa Tenggara Timur. Setelah beberapa tahun bertugas di Ende, Yoahana selanjutnya bertugas di Polres Buleleng. Posisi Aiptu Yohana Rosalin Diaz saat bertugas di Polres Buleleng pun berpindah pindah. Mulai dari di Sat Narkoba Polres Buleleng, kemudian di Unit Sim dan Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Buleleng, hingga kemudian dipercaya menjadi Babinkamtibmas di kelurahan Beratan Kecamatan Buleleng.

- Advertisement -

Menurut Yohana, sebagai anggota Kepolisian harus siap ditempatkan dimanapun. Anggota kepolisian adalah Abdi Masyarakat yangahrus bekerja dengan niat yang tulus dan iklas. Walaupun demikian, Yohana tetaplah seorang wanita dan juga seorang ibu dari kedua anak anaknya. Hanya saja, Ia menyadari bahwa selama melaksanakan tugas harus bisa dilakukan secara prosefional.

Walaupun disibukkan dengan tugas-tugas kepolisian, namun Yohana, istri dari Kompol Ketut Swastika tidak pernah lupa menjalankan tugasnya sebagai seorang perempuan dan ibu rumah tangga.

“Melaksanakan tugas kepolisian lebih banyak sukanya. Karena kita yang mau menjadi Polisi. Menjalankan tugas Negara dengan tulus iklas, dan siap menjalankan segala perintah atasan. Yang berat mungkin, jarang kumpul sama anak anak, tapi saya selalu memberikan penjelasan kepada mereka, bahwa ini adalah tanggung jawabnya sbagai Abdi Masyarakat,” Ujar Yohana.

Sejak menjadi Bhabinkamtibmas pada 7 Maret 2017 lalu, Aiptu Yohana Rosalin Diaz sudah bisa diterima dengan baik oleh aparat dan masyarakat di kelurahan Beratan Kecamatan Buleleng. Yohana yang dikenal murah senyum ini, langsung melaksanakan tugas dengan baik.

Yohana salah satu polwan yang sangat gampang bergaul, supel terhadap siapa saja dan mau bergaul dengan warga kelas manapun.

Menurut Yohana, menjadi Polwan dan ditempatkan pada Posisi sebagai Bhabinkamtibmas menjadi salah satu keuntungan, karena bisa berbaur di seluruh kalangan masyarakat. Baik itu bersama dengan Bapak bapak, Ibu Ibu, bahkan degan anak anak.

“Kalau sebelumnya kan Polki kan agak canggung kalau berbaur dengan ibu ibu, kalau saya lebih gampang. Bisa berbaur dalam kegiatan PKK, saya harus bisa berbaur kesana. Apalagi sekarang ada isu tentang penculikan anak. Saya disana tekankan bahwa isu itu tida benar. Saya yakin dan percaya walaupun kami Polwan bisa melaksanakan tugas yang dipercayakan dengan baik,” Ujarnya.

Yohana berharap agar dukungan dan kerjasama bisa selalu terjalin dengan baik, antara dirinya dengan Aparat Kelurahan, Aparat Desa Pekraman Beratan serta seluruh masyarakat. Sehingga situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat bisa tetap terjaga.

“Harapannya, kami bisa bekerjasama dengan baik. Kami akan selalu siap menjaga Kelurahan Beratan. Apalagi dengan koordinasi yang baik antara kami dengan pihak aparat di kelurahan baik itu dengan Lurah, Kaling ataupun tokoh masyarakat lainnya, situasi akan tetap terjaga sengan baik,” harapnya.

Penugasan yohana sebagai seorang Babinkamtibmas merupakan terobosan baru dilakukan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dari Polres Buleleng. Selama ini, tidak pernah ada anggota babinkamtibmas seorang wanita.  Dengan menempatkan Polisi Wanita (Polwan) untuk mengemban tugas sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) diyakini lembaga kepolisian dan masyarakat akan lebih dekat.

Jajaran Polres Buleleng sebenarnya menugaskan dua orang Polwan menepati posisi sebagai Bhabinkamtibmas di Kecamatan Buleleng. Selain Aiptu Yohana Rosalin Diaz yang bertugas di Kelurahan Beratan, ada juga Aiptu Ni Luh Putu Supandewi yang dipercaya di Kelurahan Liligundi.|RM|

 

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts