More

    Apap : Memberi Adil Keluarga di Tengah Kesibukan Bermusik dan Berbisnis

    Singaraja, koranbuleleng.com | Singaraja ini punya banyak musisi bertalenta. Banyakanak muda Singaraja yang kini gandrung membentuk kelompok band. Eksistensinya bahkan bersaing dengan kota besar seperti Denpasar. Dari sekian banyak musisi muda Singaraja, ini salah satunya, I Putu Chandra Pramuditha alias Apap.

    Dalam bermusik, permainan gitar dari pria gondrong  ini tidak diragukan lagi. Dia sudah bermain gitar dari umur 8 tahun. Kala itu, orang tuanya juga seniman sehingga akses untuk mengenal berbagai alat musik lebih gampang baginya. Kini, Apap adalah gitaris band lokal Singaraja, Korrok.

    Menurut Apap, inspirasi  dalam bermain gitar tidak dipengaruhi dari gaya permainan dari satu orang gitaris saja, namun itu mengalir begitu saja. “Siapa pun bisa dijadikan influnce untuk karya musik.” ucapnya.

    Diceritakan Apap, dirinya yang pernah tinggal di Bandung dalam rangka kuliah juga sering bermain musik di kota kembang. Di kota itu, keterampilannya bermusik juga semakin diasah, karena pergaulan kota ini memang sarat dengan kehidupan seni musik.

    Bahkan, pria jebolan dari Kampus UNIKOM Bandung mengaku pernah menjadi bagian dari tim band-band kawakan semacam RIF, Ahmad Dhani bersama RCM-nya. Di pernah menjadi session player untuk RIF da Ahmad Dhani.

    “Kebanggan buat saya bisa bermain bersama musisi-musisi terkenal, ga lama kok, tapi ini adalah pengalam buat Apap” ujar Pria yang pernah menyandang prestasi Juara 1 Speech Contest Indonesia.

    Setelah selesai menempuh pendidikan di Bandung, Apap memang memutuskan untuk tinggal dan berkarya di Singaraja.  Beberapa band pernah digawanginya, seperti Rantau, Arfas, Exo, Sumazu, Sheva dan Harmonee. Tapi untuk sekarang hanya fokus dengan satu Band, yakni Korrok Band.

    Selains ebagai musisi, Apap juga dikenal pengusaha hiburan dan even organiser.  Usah ahiburannya masih eksis sampai kini yaitu Excutive karaoke, di Jalan Pulau Bali No 55X Singaraja. Di situ, Apap juga mengembangkan bisnis studio rekaman.

    Kesibukan sebagai musisi dan pengusaha hiburan, tetap diabwa santai oleh Apap. Maka itu, waktu untuk keluarga juga cukup lebar.  

    Pria yang lahir di Bangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, mengatakan dua dunia itu  adalah hal yang tidak bisa dipisahkan.

    “Dengan teknik disiplin, ada jam kerja, ada jam keluarga, ada hari kerja, ada hari keluarga, semua tidak boleh boleh di ganggu gugat. Semua bersimbiosis, quality time with job and quality time with family,” tegasnya.

    Saking cintanya terhadap keluarga dan musik, Apap menganugerahi anaknya dengan nama Melody, yang bermakna nada yang nikmat untuk didengar. |Edi Toro|

    Berita Terpopuler

    Pemkab Buleleng Gandeng Indonesia Power Tingkatkan Produktifitas Pertanian

    Panen perdana buah pisang hasil program pengembangan banana smart village PT. Indonesia Power Bali PGU PLTGU Pemaron, di Banjar Dinas Sanih,...

    Jaksa Kembalikan Berkas kasus Ngaben Sudaji

    Singaraja, koranbuleleng.com | Kejaksaan Negeri Buleleng mengembalikan berkas penyidikan (P-19) kasus Ngaben di Desa Sudaji kepada penyidik Kepolisian Polres Buleleng menyusul belum...

    Transmisi Lokal Masih Terjadi, Mesjid Belum Dibuka untuk Umum

    Singaraja, koranbuleleng.com | Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP)  COVID 19 Kabupaten Buleleng belum mengijinkan untuk membuka mesjid melakukan ibadah bersama atau untuk...

    Satu Pasien Terkonfirmasi Positif, Tetangga PDP 80

    Sekda Buleleng, Gede Suyasa |FOTO : RIKA MAHARDIKA| Singaraja, koranbuleleng.com| Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Buleleng kembali...

    Related articles