Jaringan Internet Jadi Kendala SPO

Singaraja, koranbuleleng.com | Badan Pusat Statistik akan melakukan pendataan penduduk berupa sensus penduduk online (SPO) 2020. Kegiatan pendataan di Kabupaten Buleleng akan melibatkan jajaran dar PmekabBuleleng. Untuk itu, Baik BPS dan Pemkab Buleleng menyatukan pemahaman melalui koordinasi dan konsolidasi melibatkan satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemkab Buleleng.

Kepala BPS Kabupaten Buleleng, Gede Suarta menjelaskan koordinasi terkait dengan pendataan penduduk antara BPS dengan Pemkab Buleleng selama ini sudah sangat baik.

- Advertisement -

Hanya saja, SPO Ini perlu sosialisasi lebih luas kepada pemerintahd an masyarakat. Karena itulah, peran aktif dari Pemkab, kecamatan, hingga ke desa-desa sangat dibutuhkan untuk ikut berpartisipasi dalam hal ini agar masyarakat dapat melakukannya secara masif.  

Beberapa kemunhgkinan kendala yang ditemui di lapangan adalah jaringan dan akses internet di beberapa daerah. Untuk itu, BPS akan membentuk duta sensus penduduk di masing-masing desa sebagai pendamping.  “Tiap desa kami merekrut minimal satu orang sukarelawan, dan saya tegaskan kepada masyarakat Buleleng untuk mengisi atau memperbaiki data diri secara jujur,” pungkasnya

Acara konsolidasi da koordinasi sensus kependudukan ini dibuka langsung oleh Sekda Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP yang ditandai dengan pemukulan gong, didampingi oleh Kepala BPS Kabupaten Buleleng, I Gede Suarta, SE.,M.Agb, FKPD Kabupaten Buleleng, dihadiri oleh beberapa Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Buleleng, serta para Camat se-Kabupaten Buleleng, di Banyualit Resort and Spa, Rabu 18 Desember 2019.

Dewa Ketut Puspaka mengatakan koordinasi dan konsolidasi SP2020 agar kegiatan ini nanti terpotret secara detail.  

- Advertisement -

Kinerja dinas terkait, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng juga dinilai telah meraih capaian yang luar biasa, dan ia mengapresiasi hal tersebut. Itu juga sebagai modal dalam melaksanakan sensus penduduk di Buleleng. “Penghargaan di tingkat Nasional telah diraih Disdukcapil, itu kan merupakan capaian yang luar biasa,” ungkapnya.

Pada tahun 2020 nanti, masih kata Dewa Puspaka sensus penduduk secara online akan diterapkan dan itu akan membutuhkan atensi khusus dari semua pihak.

Walaupun masih banyak yang belum paham terkait dengan Sensus Penduduk Online (SPO), tetapi sudah diantisipasi dengan sistem Sensus Penduduk Wawancara (SPW). BPS sendiri yang sudah dibantu oleh data-data yang dimiliki Disdukcapil sebenarnya sudah memiliki kekuatan, tinggal memantapkan koordinasinya saja. “Tidak bisa kita lakukan tanpa koordinasi yang baik,” tambahnya. |NP|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts