Pemeriksaan Swab Pegawai Kantor Camat Seririt Dinyatakan Negatif Corona

Singaraja, koranbuleleng.com| Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Buleleng menyebut jika hasil pemeriksaan swab terhadap Camat Seririt dan beberapa pegawainya dari kantor Camat Seririt dinyatakan negatif COVID 19. Mereka menjalani tes swab sesuai dengan hasil penelusuran dari kontak dengan PDP 51.

Seperti diketahui, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 51 merupakan seorang pegawai di kantor Camat Seririt, yang kini menjalani perawatan di Denpasar. Sebelumnya, pasien ini juga sempet di Rumah Sakit Pratama (RSP) Giri Emas, karena dinyatakan terkonfirmasi positif COVID 19 lalu dirujuk ke Denpasar.  Ia diduga terpapar COVID 19 karena keterlibatannya dalam proses penjemputan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal wilayah Kecamatan Seririt beberapa waktu lalu.

- Advertisement -

Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Buleleng Gede Suyasa menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan tim survelen terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan PDP 51, ditemukan berjumlah 31 orang.

Dari jumlah itu kemudian dilakukan pemeriksaan dengan rapid tes dan hasilnya menunjukkan reaktif. Kemudian mereka menjalani karantina dan juga menjalani pemeriksaan swab sebanyak dua kali.

“Jadi 14 orang tersebut merupakan pegawai di Kantor Camat Seririt dan telah menjalani swab sebanyak dua kali. Hasil seluruhnya dinyatakan negatif. Sehingga saat ini kondisi kantor Camat Seririt sudah clear, tidak ada penularan COVID 19,” ujar Suyasa, saat memberikan keterangan melalui teleconference pada Selasa, 19 Mei 2020.

Sementara Camat Seririt, I Nyoman Agus Tri Kartika Yuda menyatakan sangat bersyukur seluruh hasil swab dari pegawai kantor Camat Seririt dinyatakan Negatif. Dia bercerita, PDP 51 sebelumnya lama tidak pernah bekerja karena sakit. “Sebenarnya jauh sebelum ada kabar salah satu pegawai terpapar COVID 19, yang bersangkutan sudah tidak ke kantor karena sakit. Jadi kontak atau interaksi kami terakhir dengan yang bersangkutan juga sudah agak lama.” terang Agus.

- Advertisement -

Agus juga sempat menjalani rapid tes namun hasilnya non reaktif. Namun 4 pegawai lainnya dalam rapid tes dinyatakan reaktif sehingga harus menjalani swab. Namun dari hasil swab itu, seluruh pegawai yang sempat menjalani rapid tes dinyatakan negatif COVID 19.

Selain terhadap para pegawai di kantor Camat Seririt, pemeriksaan swab juga dilakukan terhadap empat orang yang dekat dengan PDP 51 yang sebelumnya hasil pemeriksaan rapid test-nya juga reaktif. Dari empat orang yang diswab, satu orang hasilnya dinyatakan terkonfirmasi positif COVID 19.

“Ada satu yang hasilnya positif, dan sudah langsung menjalani perawatan di RSP Giri Emas. Pasien itu kodenya PDP 58,” imbuh Suyasa.

Selain PDP 58, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Buleleng juga mencatat satu orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID 19. Pasien tersebut diidentifikasi dengan PDP 55 yang sempat melakukan kontak erat dengan PDP 54, sesuai dengan hasil penelusuran Tim Surveillance Dinas Kesehatan Buleleng.

“Jadi PDP 54 itu sudah dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan. Kemudian ada lagi dua warga yang dirawat di Giri Emas PDP 56 dan PDP 57. Hasil swab mereka belum keluar, tetapi mereka dirawat karena ada gejala,” terang mantan Asisten III Setda Buleleng ini.

Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Buleleng, tercatat ada dua pasien terkonfirmasi positif tambahan yakni PDP 55 dan PDP 58. Kemudian ada dua pasien yang telah dinyatakan sembuh, setelah dua kali pemeriksaan swabnya hasilnya negative berturut-turut yakni PDP 35 pedagang di Pasar Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, dan PDP 54 warga dari wilayah Kecamatan Sawan. Sehingga jumlah pasien yang terkonfirmasi positif tercatat sebanyak 20 orang. Mereka dirwat di RS Pratama Giri Emas sebanyak 14 orang. Sisanya sebanyak 6 orang dirujuk untuk dirawat di RSUP Sanglah Denpasar. |RM|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts