Putus Penyebaran COVID-19, Kaum Perempuan Ikuti Rapid Tes

Rapid tes |FOTO : Istimewa|

Singaraja, koranbuleleng.com | Kaum perempuan juga punya peran dan berkontribusi untuk ikut memutus mata rantai penyebaran COVID-19.  Menyambut hari Ibu, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Buleleng menggelar Rapid Tes Antibodi secara gratis bagi sejumlah perempuan.  

- Advertisement -

Sasaran rapid tes ini dilakukan terhadap masyarakat perempuan, anggota pengurus TP PKK Kabupaten Buleleng, anggota Persit Kartika Candra Kirana Kabupaten Buleleng, anggota Bhayangkari  yang berlangsung di salah satu rumah sakit swasta di Singaraja. 

Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, dr. Ida Ayu Wardhani Sutjidra menjelaskan, kegiatan rapid tes ini murni sebagai salah satu kontribusi dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Testing, Tracing dan Treatmen terus dilakukan oleh Pemerintah.

“Ini juga merupakan suatu bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan khususnya ibu-ibu di masa pandemi sekarang ini. Jika ada yang menunjukkan hasil reaktif akan dilanjutkan dengan tes Rapid Antigen.” terang Ayu Wardhani, Sabtu 19 Desember 2020.  

Menurutnya, langkah preventif sangat penting dilakukan semasa pandemi COVID-19 ini sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19. Masyarakat juga diminta tetap taat menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Kaum perempuan juga bisa menjadi agen perubahan prilaku di tengah Pandemi COVID-19.

Antusiasme dari peserta rapid tes sangat besar bahkan melebihi kuota yang disediakan sebelumnya sebanyak 100 orang.  Rapid tes ini semula digelar selama dua hari, 18 – 19 Desember 2020. Namun hingga saat ini sudah mancapai 120 orang lebih dan masih ada yang mendaftar, sehingga rapid tes diperpanjang 20 Desember 2020.  

- Advertisement -

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Buleleng Nyoman Agus Jaya Sumpena mengungkapkan pelaksanaan Rapid Tes Antibodi ataupun Rapid Tes Antigen masih dipandang perlu saat ini. Karena di beberapa daerah termasuk di Buleleng hingga saat ini masih terjadi penularan COVID-19.

“Ini merupakan langkah yang tepat, karena belum semua masyarakat mendapat sentuhan Rapid Tes yang setidaknya dapat dilakukan untuk upaya deteksi dini,” ungkapnya. |NP|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts