More

    Buleleng Siapkan 5 Titik Pemasangan Seismograf

    Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra menerima pejabat BMKG wilayah II Denpasar terkait dengan rencana pemasangan Seismograf di Buleleng |FOTO : Istimewa|

    Singaraja, koranbuleleng.com | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar akan memasang satu alat sensor seismograf di Buleleng. Pemkab Buleleng telah menyiapkan lima titik lahan. Pemasangan seismograf ini untuk mempercepat akses informasi gempa bumi dari wilayah utara pulau Bali.

    Seismograf merupakan sebuah perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi. Pendeteksi ini, mampu mencatat kekuatan dan arah gempa lewat gambaran gerakan bumi yang dicatat dalam bentuk seismogram.  

    Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra., Sp.OG mendukung penuh upaya BMKG menjalankan program sebagai upaya mitigasi kebencanaan. Tahun 2021 telah dipastikan Buleleng kembali mendapatkan bantuan pemasangan alat pendeteksi gempa.

    “Di Tahun 2021 Kabupaten Buleleng kembali mendapatkan bantuan pemasangan alat pendeteksi gempa seperti alat sensor seismograf dari BBMKG Wilayah III Denpasar,” ucap Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat menerima audiensi dari Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar di ruang kerjanya, Rabu 27 Januari 2021.

    Sutjidra  berharap alat tersebut mampu membantu Pemkab Buleleng dalam mendeteksi terjadinya bencana gempa bumi. BPBD Buleleng sudah memetakan lima titik lahan di Kecamatan Gerokgak yang akan disurvei oleh BMKG.  “Untuk lokasinya sudah ditentukan di Kecamatan Gerokgak. Pihak BPBD sudah menyiapkan lima titik lahan milik Pemkab Buleleng di wilayah tersebut,” ujarnya.

    Sementara, Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar Agus  Wahyu Raharjo mengatakan Indonesia secara umum dan Bali pada khususnya merupakan daerah yang rawan terjadi bencana gempa bumi. Maka pemerintah melakukan penguatan peralatan pencatatan gempa bumi di seluruh Indonesia.

    Untuk di Provinsi Bali mendapatkan dua unit sensor yakni di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Karangasem. Pemasangan alat sensor seismograf di Buleleng akan dipasang di wilayah Kecamatan Gerokgak. “Kami harapkan titik lokasi yang sudah ditentukan yakni lahan atau tanah milik pemerintah, karena terkait keamanan alat tersebut,” kata dia.
     
    Dia menjelaskan pemasangan seismograf atau alat sensor deteksi getaran bertujuan untuk mengetahui kedangkalan sedimen getaran yang dihasilkan akibat pergeseran kerak bumi.  Getaran besar maupun kecil tergantung kerusakan di muka bumi disebabkan oleh besar kecilnya gempa tersebut.

    Dengan tambahan sensor dengan sudut gap yang mengecil maka analisa dan penyebaran informasi gempa bumi di wilayah Bali, dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.

    “Kami berharap pemasangan seismograf atau alat sensor getaran untuk membantu mendeteksi gempa bumi yang terjadi pada permukaan tanah,” pungkas Agus Wahyu Raharjo. |NP|

    Berita Terpopuler

    Related articles