AMSI Bali Gelar Pelatihan Cek Fakta bagi Mahasiswa dan Wartawan di Buleleng

Singaraja, koranbuleleng.com| Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali menggelar pelatihan cek fakta ditengah maraknya hoaks. Hal ini, untuk membantu masyarakat dalam menganalisis informasi sehingga mengetahui mana berita benar dan bohong. Pelatihan diikuti oleh sejumlah mahasiswa, staf Dinas Kominfo Buleleng dan sejumlah wartawan dari beberapa media anggota AMSI dan Komunitas Jurnalis Buleleng.

Ketua AMSI Bali I Nengah Muliarta mengatakan, selama ini banyak masyarakat yang beranggapan di media sosial semua berita itu sama. Padahal berita yang di keluarkan oleh media massa sangat berbeda dengan tulisan postingan di media sosial. Dimana, dalam kerja jurnalistik memiliki tipikal, penyajian dan kemasan berbeda dalam beritanya.

- Advertisement -

Sehingga, dengan pelatihan cek fakta yang diberikan ini masyarakat bisa menganalisis berita yang memenuhi unsur jurnalistik. Hal itu, juga bisa menjadikan karya jurnalistik dari wartawan dari perusahaan Pers yang resmj sebagai dasar informasi bagi masyarakat. Perusahaan Pers yang resmi merupakan badan usaha yang berbadan hukum yang diakui secara sah dalam tatanan hukum Indonesia. Badan hukum yang diamini adalah PT (Perusahaan Terbatas), Koperasi dan Yayasan. Hal itu juga secara gamblang ditegaskan melalui Undang-undang Pers. “Bagaimana nantinya masyarakat bisa mengidentifikasi dan mengkonsumsi isi media tersebut. Itu yang kami lakukan hari ini dalam kontribusi sosial sebagai lembaga media,” ujar Muliarta di sela Rapat Kerja (Raker) AMSI Bali di Buleleng yang sekaligus menggelar pelatihan cek fakta di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Jumat, 7 April 2023.

Muliarta menyebut, selain memberikan pelatihan cek fakta, raker ini juga digelar untuk mempromosikan AMSI di Bali. Selain itu juga sebagai wadah dalam memberikan literasi media agar masyarakat melek dan mengenali media tersebut.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Santi Buleleng Ketut Suwarmawan mengatakan, AMSI ini sebagai sarana organisasi untuk memastikan media yang menyajikan informasi yang akurat dan profesional sesuai dengan kode etik jurnalistik. Organisasi ini, mempunyai program-program dalam menangkal berita bohong atau hoaks dalam pelatihan yang sering diselenggarakannya. Dimana peran media online diminta untuk menyajikan informasi yang akurat dan benar adanya.

“Dari jumlah 26 anggota di Buleleng yang sudah bergabung dengan AMSI Bali, diharapkan ke depannya dapat bertambah lagi dengan catatan media dan asosiasi ini semakin kuat dan dari sisi menyajikan informasi semakin akurat,” kata dia.|YS|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts