Polisi Amankan Perempuan Muda, Ancam Bocah 14 tahun

Singaraja, koranbuleleng.com|Kepolisian Satuan Reskrim Polres Buleleng, sempat mengamankan seorang perempuan muda berinisial AR, 23 tahun, asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Perempuan tersebut diamankan, lantaran diduga ingin melakukan perampasan sepeda motor milik bocah laki-laki berumur 14 tahun, di Desa Poh Bergong, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Aksi yang dilakukan perempuan tersebut, sempat ramai di media sosial. Dalam video berdurasi 37 detik tersebut, bocah laki-laki dengan menggunakan baju putih, didatangi dua orang perempuan. Dimana, satu dari perempuan tersebut terlihat sedang menelpon seseorang yang diduga ayah dari bocah tersebut. Terlihat pula, anak yang duduk diatas motor tersebut menangis dan diakhir video anak tersebut ditoyor oleh salah perempuan tersebut.

- Advertisement -

Kasi Humas Polres AKP Gede Darma Diatmika membenarkan kejadian itu terjadi di Kawasan Desa Poh Bergong Kecamatan Buleleng beberapa waktu lalu. Kasus dugaan perampasan dan penyitaan motor ini dilaporkan oleh orang tua korban yang tidak terima atas kejadian yang dialami sang anak. “Kasus itu saat ini masih tahap penyelidikan. Itu bermula dari laporan sang ayah anak itu, yang tidak terima anaknya yang diduga dipukul oleh perempuan tersebut,” ujarnya.

Pasca kejadian itu, Polisi pun sempat melakukan pemanggilan terhadap perempuan tersebut. Karena masih proses penyelidikan, perempuan muda itu pun kini masih kenakan wajib lapor oleh polisi.

Diatmika menyebut, aksi yang dilakukan perempuan tersebut diduga lantaran AR, memiliki dendam dengan ayah bocah tersebut. Ayah bocah tersebut, diduga memiliki hutang dengan AR yang merupakan pegawai hiburan malam. AR diduga sempat dipukul oleh ayah bocah tersebut, yang merupakan pelanggan di tempatnya bekerja. Agar aksinya tidak dilaporkan ke polisi, sang ayah pun berjanji akan memberikan biaya perawatan untuk korban. Namun hingga kini janjinya itu pun tidak ditepati.

“Sebelumnya Orang Tua dari Anak ini sempat punya utang kepada cewek ini, dikarenakan sempat melakukan pemukulan. Sang Ayah berjanji memberikan biaya perawatan. Namun tidak ditepati, orang tua tidak pernah lagi ke tempat perempuan itu bekerja,” ucapnya. (*)

- Advertisement -

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts