Terima Hibah Tanah, STAHN Mpu Kuturan Bersiap sebagai Institut

Singaraja, koranbuleleng.com| Lahan seluas 7,2 hektar di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng telah secara resmi dihibahkan Pemprov Bali kepada STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Dengan hibah tanah tersebut, bisa membantu peningkatan status lembaga dari sekolah tinggi ke Institut.

Penerimaan hibah lahan itu, ditandai dengan terbitnya sertifikat yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Buleleng, pada Rabu, 25 Oktober 2023 kemarin. 

- Advertisement -

Sebelumnya pengusulan hibah lahan tersebut dilakukan STAHN Mpu Kuturan pada 27 Juni 2023, melakukan pengusulan hibah ke Pemprov Bali. Pengusulan itu dilakukan, untuk syarat khusus peningkatan status dari sekolah tinggi ke Institut yang membutuhkan lahan minimal 5 hektar. Dimana, lahan milik perguruan tinggi itu saat ini hanya memiliki lahan sekitar 2 hektar.

Kala Gubernur Bali dijabat Wayan Koster, berjanji menghibahkan lahan seluas 7,2 hektar tersebut. Pihak kampus pun segera mengurus, proses balik nama tanah dari Pemprov ke Kementerian Agama melalui Kantor Pertanahan Buleleng. Diatas lahan tersebut, berdiri Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Pihak kampus pun telah melakukan koordinasi dengan PLN untuk memindahkan SUTT tersebut.

Ketua STAHN Mpu Kuturan I Gede Suwindia mengatakan, dalam proses hibah tersebut juga telah berkoordinasi dengan BPKPD Kabupaten Buleleng untuk mengajukan pembebasan Pajak Penghasilan Atas Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PPHTB). Mengingat hibah tanah tersebut, nantinya akan digunakan sebagai fasilitas umum (Fasum).

Suwindia menyebut, penggunaan lahan itu akan sesuai dengan peruntukannya, yakni mengembangkan kampus STAHN Mpu Kuturan agar memiliki kapasitas yang lebih luas. Selain itu, lahan tersebut dapat dimaksimalkan untuk menopang aktivitas civitas akademika dalam dunia Pendidikan.

- Advertisement -

“Ini akan menjadi monumen yang luar biasa. Karena lahan tersebut sangat kami butuhkan untuk memenuhi syarat agar bisa diusulkan dalam peningkatan status dari sekolah tinggi menjadi institut, tentu kami tidak akan melupakan jasa-jasa semuanya,” ujarnya Kamis, 26 Oktober 2023.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan kabupaten Buleleng, Agus Apriawan mengatakan, meski proses hibah tanah ini cukup panjang, karena beberapa kondisi di lapangan yang dinamis. Namun, kondisi tersebut bisa teratasi dan sertifikatnya bisa diselesaikan tepat waktu.

“Astungkara kami bisa menyerahkan sertifikat ini dengan tepat waktu, meskipun prosesnya lumayan Panjang. Tentu kami senang bisa ikut memberikan kontribusi di tengah Upaya peningkatan status STAH Mpu Kuturan menjadi Institut,” kata dia.(*)

Editor : I Putu Nova Anita Putra

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts