PJU Dijamin Menyala saat GJ 45 Kilometer

Singaraja, koranbuleleng.com| Ditengah keterbatasan anggaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng terus melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU) dari ruas jalan Celukan Bawang hingga Singaraja agar saat lomba gerak jalan 45 kilometer bisa berjalan dengan aman.  Sesuai jadwal, lomba gerak jalan rute terpanjang ini berlangsung pada 10 Agustus 2024. Lomba ini diikuti oleh 22 regu, meliputi masyarakat umum, TNI, Polri, hingga Menwa.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan AP mengatakan, saat ini memang di ruas jalan tersebut banyak PJU yang mengalami kerusakan akibat sejumlah faktor, termasuk karena alam.

- Advertisement -

Gunawan menyebut dari hasil inventarisasi yang dilakukan oleh petugas Dishub, total ada 52 titik lampu di sepanjang ruas jalan Celukan Bawang hingga Singaraja, yang mati ataupun harus diperbaiki. Upaya perbaikan dilakukan secara berkala, dan saat ini, ia memastikan seluruh lampu tersebut sudah kembali aktif.

“Ini sudah kerja sejak hari Jumat, 2 Agustus 2024 sejak perintah dari pak PJ Bupati. Kemudian kita sudah survey, kita perbaiki secara berkala, dan kita juga menghidupkan lampu supaya pada saat gerak jalan 45 kilometer lampu itu menyala. Senin, 5 Agustus 2024 kami cek dari celukan bawang sampai dengan finish, itu semua sudah nyala,” ujar Gunawan, Rabu, 7 Agustus 2024.

Kata Gunawan, untuk perbaikan PJU tersebut, telah berapa kali diusulkan pihaknya tidak hanya pada saat even saja. Namun karena ada prioritas lain makanya belum dianggarkan. Pada saat rapat lomba gerak jalan, pihaknya sempat menyampaikan kondisi ruas jalur Celukan Bawang hingga Singaraja yang agak gelap dan sangat rawan. Kondisi ini didukung juga oleh KONI dan kepolisian.

“Atas kondisi itu, kami dianggarkan di APBD perubahan senilai Rp 73 juta khusus untuk gerak jalan 45. Perbaikan ini atas dasar keselamatan dan keamanan para peserta. Kita membantu memfasilitasi seperti itu,” kata dia.

- Advertisement -

Gunawan menambahkan, secara umum kondisi PJU di Buleleng banyak yang sudah lama, harus diganti dan direparasi. Dari total 16 ribu lebih titik lampu yang tersebar di Kabupaten Buleleng, sekitar 800 diantaranya dalam kondisi rusak dan mati.

“Tahun ini kami hanya mendapatkan anggaran rutin saja di APBD Induk 2024, senilai Rp 90 juta lebih. Hingga akhirnya di APBD Perubahan mendapat tambahan Rp 73 juta,” ucapnya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru