Muhammadiyah Bangun Klinik PKU Pertama di Bali, Berikan Layanan Kesehatan Terjangkau di Singaraja

Singaraja, koranbuleleng.com | Klinik Pembinaan Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah pertama di Provinsi Bali resmi mulai dibangun di Jl. Pattimura, Kelurahan Kampung Bugis, Singaraja. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga Bali utara, khususnya Buleleng.

Proses pembangunan klinik bernama Klinik PKU Muhammadiyah Singaraja ditandai dengan pembongkaran beberapa bagian bangunan lama yang sebelumnya difungsikan sebagai tempat penitipan anak (TPA). Pembangunan ini juga mendapat dukungan penuh dari Lazismu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

- Advertisement -

Manajer Operasional Lazismu UMY, Rozikan, menyebut pembongkaran dimulai Selasa, 1 Juli 2025 lalu. Ia menegaskan, klinik ini bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa, melainkan akan menjadi simbol dan ikon penting kehadiran Muhammadiyah di Bali.

“Mudah-mudahan klinik ini dalam waktu tiga bulan ke depan sudah mulai bisa operasional,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Buleleng, H.M. Ali Susanto, mengungkapkan pembangunan klinik ini merupakan wujud komitmen Muhammadiyah untuk memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Buleleng.

Rencananya, klinik ini akan menyediakan layanan kesehatan dasar seperti pemeriksaan umum, layanan ibu dan anak, serta fasilitas laboratorium sederhana yang dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.

- Advertisement -

“Kami ingin masyarakat Buleleng, tanpa memandang latar belakang, bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang baik,” kata Susanto.

Klinik PKU Muhammadiyah Singaraja ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada awal 2026 dan mampu menjadi motor penggerak peningkatan derajat kesehatan di wilayah Bali utara.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru