Truk Patah AS di Tanjakan, Tewaskan Pemotor di Belakangnya

Singaraja, koranbuleleng.com | Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur Singaraja-Bebetin, tepatnya di Banjar Dinas Tabang, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Sabtu, 6 Juni 2026 sore. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlindas truk bermuatan batu yang berjalan mundur akibat mengalami kerusakan saat melintasi tanjakan.

Korban diketahui bernama Ni Nengah Wardani (49), warga Banjar Dinas Tabang, Desa Bebetin. Perempuan tersebut mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DK 4304 UBD saat kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 Wita.

- Advertisement -

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan sebelum kejadian, truk bernomor polisi DK 8177 TG yang dikemudikan I Gede Budayasa (45) melaju dari arah utara menuju selatan dengan membawa muatan batu. Di belakang truk tersebut, korban juga melaju ke arah yang sama menggunakan sepeda motor miliknya.

“Truk dan sepeda motor sama-sama melaju dari arah utara ke selatan,” ujar Yohana saat dikonfirmasi, Minggu, 7 Juni 2026.

Saat memasuki ruas jalan menanjak di KM 14,7 jalur Singaraja-Bebetin, truk mengalami patah as. Kerusakan itu menyebabkan kendaraan berat tersebut kehilangan kemampuan untuk melanjutkan perjalanan dan berjalan mundur tanpa terkendali. Nahas, sepeda motor yang dikendarai korban berada tepat di belakang truk.

Benturan keras tidak dapat dihindari ketika truk mundur dan menghantam bagian depan Honda Scoopy yang dikendarai korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Buleleng. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

- Advertisement -

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami patah tulang pada bagian pinggul belakang, luka robek di area pinggul, serta memar pada bagian perut sebelah kanan.

Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian. Petugas kepolisian dari Polsek Sawan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

Yohana mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian penyebab kecelakaan tersebut. “Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh kepolisian,” kata dia. (*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru