Malam Hari, Supriatna Terima Curhat Warga Subak

Singaraja, koranbuleleng.com | Calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna menerima sejumlah warga subak di rumah aspirasi sebagai posko pemenangan pasangan calon Sutjidra Supriatna, Minggu 11 Nopember 2024. Kehadiran warga subak itu juga malam hari, dan Supriatna dengan setia mendengarkan permasalahan yang dihadapi warga subak dalam suasana yang sangat santai.

Puluhan anggota krama subak itu memaparkan puluhan hektar persawahan dan perkebunan yang ada di Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt kini alami kekeringan. Penyebabnya saluran irigrasi yang mengalami kerusakan sehingga air bisa mengalir ke persawahan dan perkebunan warga.

- Advertisement -

Kelian Subak Tabu Merta, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt Putu Subawa mengatakan saluran irigasi yang alami kerusakan itu mengaliri sawah dan perkebunan milik warga subak di empat desa, tiga diantaranya wilayah Kecamatan Busungbiu yakni Desa Pelapuan, Desa Kekeran, Desa Busungbiu dan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt. Panjang aliran irigrasi mencapai 16 kilometer. ”Sumber airnya besar namun saluran irigrasi banyak kerusakan,” kata Subawa.

Anggota subak Ida Putu Adiksa menambahkan dampak dari kerusakan itu menyebabkan luas lahan 42 hekter, yang terdiri dari 27 hektar sawah dan 15 hekter perkebunan milik petani hanya dapat digarap sebagian kecilnya saja karena keterbatasan air. ”Kalau ditempat kami di Desa Ringdikit terdapat 42 hektar lahan yang seharusnya dialiri dari irigrasi tersebut namun karena mengalami kerusakan hanya mampu mengaliri air sebanyak tujuh hektar selebihnya sawah dan perkebunan warga mengalami kekeringan,” tambah Adiksa.

Pihaknya juga mengakui dengan adanya kebocoran saluran irigrasi tersebut pihak subak terus berupaya melakukan perbaikan dengan swadaya bersama 82 orang kerama subak namun karena kebocoran saluran irigrasi sangat parah dirinya bersama dengan seluruh anggota Subak Tabu Merta tidak mampu melakukan perbaikan dan memilih sawah serta perkebunan yang ada di hilir diterlantarkan. ”Dengan kerusakan saluran irigrasi itu kami bersama seluruh kerama subak sempat berusaha melakukan perbaikan secara swadaya namun karena kerusakan sangat parah, kami tidak mampu melakukan perbaikan lagi,” lanjutnya.

Dia berharap pasangan JOSS24, jika dipercaya oleh masyarakat menjadi bupati dan wakil bupati Buleleng agar memerhatikan kerusakan saluran irigasi pertanian itu. “Harapan kami, bila nanti pasangan Nyoman Sutjidra dan Gede Supariatna dipercaya masyarakat mohon kiranya memberikan perhatian terhadap subak kami yang sudah hampir 10 tahun tanpa tersentuh perbaikan,”pintanya.

- Advertisement -

Sementara Gede berjanji menangani seluruh saluran irigrasi yang ada di Kabupaten Buleleng. ”Memang hal itu menjadi program proritas kami untuk memberikan peratian penuh kepada pertanian baik terkait saluran irigasi serta yang lainnya demi kemajuan para petani di Buleleng,”janjinya.

Bahkan dirinya juga menyadari selama 10 tahun pemerintahan sebelumnya, lebih fokus memperhatikan jalan ketimbang pertanian.”Memang saya sadari pemerintah daerah sepuluh tahun yang sudah jalan sangat kurang memberikan perhatian kepada para petani entah itu masalah irigasi, pupuk, bibit dan yang lainnya yang menjadi kendala petani dibawah,”lanjutnya.

”Saya pastikan bila saya dipercaya akan lebih memperhatikan petani karena petani merupakan ujung tombang penghasil pangan,” tambah Supriatna.(*)

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru