Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng menargetkan kunjungan mencapai 12 ribu orang selama pelaksanaan Lovina Festival 2025, yang akan digelar selama empat hari pada 24 hingga 27 Juli 2025. Festival kebanggaan Buleleng ini dipusatkan di kawasan Pantai Binaria dan Pantai Tasikmadu, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, serta akan diwarnai dengan pertunjukan budaya, perlombaan tradisional, dan pameran ratusan pelaku UMKM lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, I Gede Dody Sukma Oktiva Askara, mengungkapkan bahwa Lovina Festival 2025 telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Dengan status sebagai event nasional, festival ini diyakini mampu menarik ribuan pengunjung setiap harinya.
“Kita target 12 ribu pengunjung, potensi kunjungannya 18 ribu. Dengan potensi 6 ribu di hari pertama, 4.200 di hari kedua, 3.780 di hari ketiga, dan hari ke empat 4.200 pengunjung,” ujarnya Kamis, 17 Juli 2025.
Dody menambahkan, Lovina Festival bukan hanya sekadar agenda tahunan pariwisata, namun juga bentuk konkret pelestarian budaya lokal Buleleng. Beberapa agenda yang akan digelar mencakup lomba perahu layar, lomba memancing, serta pertunjukan tradisional Sampi Gerumbungan, yang menjadi daya tarik wisata berbasis kearifan lokal.
“Terbaru sebanyak 20 peserta sudah mendaftar untuk lomba perahu layar. Untuk fishing turnamen per hari ini sudah ada 190 peserta, tentu jumlah ini akan terus bertambah,” kata dia.
Salah satu daya pikat Lovina Festival tahun ini adalah kehadiran 110 pelaku UMKM yang telah melalui proses kurasi ketat oleh panitia. Kategori produk yang dihadirkan mencakup fashion, produk pangan, dan kuliner lokal yang menjadi ciri khas Buleleng.
“Total ada 110 pedagang, diantaranya 35 fashion, 15 pangan dan 60 dari pedagang kuliner,” ujar Dody.
Sementara itu, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra menyampaikan bahwa pembukaan Lovina Festival 2025 dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh pejabat tinggi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
“Ibu Menteri Pariwisata akan hadir, kita undang dan Ibu Wakil Menteri Pariwisata dan Dirjen. Nanti pasti ada hadir dari kementerian, karena ini event nasional,” ucapnya.
Sutjidra juga menegaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari strategi besar mendukung pengembangan pariwisata kawasan 3B (Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara). Pihaknya pun tengah merancang penataan kawasan Lovina termasuk pembangunan dermaga untuk memperkuat konektivitas wisata laut dari arah Banyuwangi ke Lovina.
“Ini masuk dalam rencana pengembangan kawasan Lovina. Nanti kita perpanjang dermaga kapal-kapal yang melayani dari Banyuwangi bisa mendarat di Lovina,” ucapnya.(*/ads-pr)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

