Singaraja, koranbuleleng.com | Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, kembali menunjukkan kepiawaiannya membaca suasana. Saat melepas lomba Gerak Jalan Kocak dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI, Kamis 7 Agustus 2025, Supriatna memilih melepas acara tanpa pidato. Responsnya? Gelak tawa dari ribuan warga yang memadati depan Taman Kota Singaraja.
“Apakah cuaca hari ini panas, disitu kepanasan tidak?” tanya Supriatna sembari tersenyum, disambut teriakan serempak warga, “Panaaas!”. Tanpa basa-basi, Supriatna pun langsung menyampaikan, “Baiklah, karena cuacanya panas, saya tidak perlu berpidato dan langsung saja melepas gerak jalan kocak.” Sambutan mantan Ketua DPRD Buleleng inipun disambut gelak tawa dan tepuk tangan meriah warga yang menonton disana.
Politisi asal Tejakula ini memahami benar suasana hati warga yang sudah tidak sabar ingin menyaksikan aksi-aksi kocak para peserta. Total 13 regu unjuk kreativitas dan kelucuan demi memperebutkan hadiah senilai Rp45 juta yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Gerak Jalan Kocak dimulai dari depan Taman Kota Singaraja menuju finis di Eks Pelabuhan Buleleng dengan jarak tempuh sekitar 3 kilometer. Sepanjang rute, peserta menampilkan atraksi menghibur, mulai dari titik start, depan Gedung Pramuka, hingga titik akhir penilaian.

Lomba ini menjadi salah satu event hiburan tahunan yang paling ditunggu warga Buleleng. Animo masyarakat terlihat dari padatnya penonton di sepanjang jalan. Supriatna memastikan bahwa Gerak Jalan Kocak akan tetap menjadi agenda tetap Pemkab Buleleng karena terbukti mampu menghibur dan menyatukan masyarakat.
“Ini salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu masyarakat, banyak penontonnya gerak jalan kocak. Ini ketigakalinya dan dari tahun ke tahun antusias sangat tinggi, tentu ini karena masyarakat begitu diminati pasti tahun depan akan tetap dilaksanakan gerak jalan kocak ini,” ungkap Supriatna.
Koordinator Juri, I Made Sumarga Jaya, menyebutkan ada 19 juri yang ditugaskan dalam lomba ini. Penilaian dibagi ke dalam tiga aspek: seni, teknis, dan lapangan. “Empat poin itu dinilai oleh juri seni. Dari Igornas menilai dalam bidang waktu. Dimana untuk pos 1, maksimal peserta diberi waktu 6 menit untuk atraksi. Pos 2 dan 3 maksimal lima menit. Ketika lebih, satu menit dikurangi 10 poin,” jelasnya.
Pemkab Buleleng mengalokasikan hadiah total Rp45 juta, dengan rincian:
- Juara I: Rp12,5 juta
- Juara II: Rp10 juta
- Juara III: Rp8 juta
- Harapan I: Rp6 juta
- Harapan II: Rp5 juta
- Harapan III: Rp4 juta
Hasil Lomba Gerak Jalan Kocak – HUT RI ke-80 Buleleng 2025

Berdasarkan keputusan dewan juri, berikut para pemenang:
- Juara I
No. Dada 13 – BPKPD Kabupaten Buleleng
Nilai: 1.835 - Juara II
No. Dada 08 – PERIAS Wara Wiri
Nilai: 1.680 - Juara III
No. Dada 06 – Yayasan Werdha Sejahtera Bali Cabang Buleleng
Nilai: 1.605 - Harapan I
No. Dada 05 – Taruna Ayu Laksana Banjar Paketan
Nilai: 1.600 - Harapan II
No. Dada 02 – SLB Negeri 1 Buleleng
Nilai: 1.555 - Harapan III
No. Dada 12 – Komunitas Prabha Yowana
Nilai: 1.520
Kemenangan mereka menjadi simbol kreativitas dan semangat anak muda Buleleng dalam merayakan kemerdekaan dengan cara yang unik dan menghibur. (*)
Pewarta : Kadek Yoga Sariada

