Wamendiktisaintek Dorong Kampus Bentuk Konsorsium National Foundation Skills Indonesia di Undiksha

Singaraja, koranbuleleng.com| Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Fauzan mendorong perguruan tinggi di Indonesia membentuk konsorsium National Foundation Skills Indonesia guna memperkuat kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan pendidikan dan sosial di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Fauzan dalam diskusi akademik yang berlangsung di Universitas Pendidikan Ganesha, Senin 9 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri pimpinan perguruan tinggi se-Bali penyelenggara program studi kependidikan beserta para dekan.

- Advertisement -

Dalam kesempatan itu, Fauzan hadir bersama Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, I Ketut Adnyana. Ia menjelaskan bahwa pembentukan konsorsium tersebut sejalan dengan semangat program Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Konsorsium ini penting agar perguruan tinggi dapat berbagi pengalaman, praktik baik, dan sumber daya sehingga program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antarperguruan tinggi juga dapat memperkuat kapasitas riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Menurutnya, konsorsium ini sekaligus dapat menjadi pengalaman serta modal bargaining power bagi perguruan tinggi Indonesia dalam membangun kerja sama dengan sektor industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Fauzan juga menyoroti masih adanya siswa di tingkat sekolah menengah yang mengalami kesulitan membaca dan berhitung. Ia mengapresiasi langkah Universitas Pendidikan Ganesha melalui Fakultas Ilmu Pendidikan yang melakukan intervensi literasi dan numerasi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Gerakan tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya.

- Advertisement -

Selain itu, pembentukan konsorsium juga diharapkan mampu mendorong perguruan tinggi mengambil peran lebih besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk isu lingkungan seperti pengelolaan sampah. Untuk itu, perguruan tinggi juga didorong membentuk kelompok-kelompok riset sesuai dengan bidang kepakaran masing-masing.

Sementara itu, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, I Wayan Lasmawan menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung pembentukan konsorsium bersama perguruan tinggi lain guna merumuskan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk mendorong kemajuan Indonesia di berbagai sektor pembangunan. (*)

Pewarta : Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru