Singaraja, KoranBuleleng.com| Pemerintah Kabupaten Buleleng memasang target tegas kepada jajaran direksi baru Perumda Pasar Argha Nayottama. Pada tahun pertama kepemimpinan mereka, perusahaan daerah tersebut diwajibkan menyetorkan sedikitnya Rp1 miliar ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tiga direksi Perumda Pasar Argha Nayottama berlangsung pada Jumat, 3 Juli 2026 di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Jabatan Direktur Utama dipercayakan kepada I Ketut Mas Angarta Tenaya, yang memiliki rekam jejak panjang di sektor perbankan dan pernah memimpin tim di lingkungan kerja sebelumnya di luar Kabupaten Buleleng.
Sementara posisi Direktur Operasional diisi I Made Sulistiawan, sedangkan jabatan Direktur Keuangan dipercayakan kepada Komang Sonni. Ketiganya akan memimpin Perumda Pasar Argha Nayottama untuk masa jabatan 2026 hingga 2031.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menegaskan bahwa pelantikan direksi baru bukan sekadar seremonial, melainkan diikuti kontrak kerja dengan sejumlah target yang wajib dipenuhi.
“Ada target-target yang harus dipenuhi. Ada tujuh item. Kalau salah satu saja itu tidak dipenuhi, mereka wajib mengundurkan diri. Tapi targetnya itu realistis. Kita realistis memberikan target untuk setoran ke PAD,” ujarnya.
Target penyetoran PAD tersebut, kata Sutjidra, telah disepakati setelah melalui pembahasan bersama. Pemerintah memilih menetapkan angka yang dinilai realistis sebagai pijakan awal peningkatan kinerja perusahaan daerah.
“Jadi kemarin setelah kita diskusikan, paling tidak dia harus setorkan 1 miliar per tahun. Tahun pertama dulu. Nanti kita lihat lagi,” kata dia.
Selain mengejar peningkatan kontribusi terhadap PAD, Pemkab Buleleng juga berharap kepemimpinan baru mampu memperbaiki komunikasi internal yang sebelumnya sempat menjadi sorotan.
“Dari segi latar belakang kompetensinya, latar belakang pengalamannya kan ada persyaratan itu memimpin sebuah unit usaha. Dari sana kita bisa lihat bahwa direksi Perumda Pasar ini ke depannya seharusnya harus lebih baik,” tegasnya.
Kata Sutjidra, proses seleksi direksi berlangsung cukup ketat. Dari 11 peserta yang lolos seleksi administrasi, lima peserta memperoleh nilai di atas 75, sehingga penentuan direksi dilakukan berdasarkan hasil penilaian kompetensi, rekam jejak, dan wawancara.
“Persaingannya sangat ketat. Banyak peserta yang memiliki pengalaman dan kompetensi yang bagus. Ini membuat kami optimistis Perumda Pasar Argha Nayottama akan berkembang lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh direksi yang dilantik memulai masa jabatan baru dengan kontrak selama lima tahun. “Ini kan periode baru, kontrak baru 5 tahun. Dari 2026 sampai 2031. Di awal mulai hari ini,” kata Sutjidra.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

