Lagi, 8 Orang Terdeteksi Positif Saat Rapid Tes di Bondalem

Singaraja, koranbuleleng.com| Tim medis dari Gugus tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Kabupaten Buleleng melakukan rapid tes secara massal terhadap sejumlah warga di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Rabu 29 April 2020.  Hasil rapid itu, terdapat 8 orang warga terdeteksi postif diduga terjangkit COVID 19 dan sudah dirawat di RSP Giri Emas di Kecamatan Sawan.

8 orang yang terkonfirmasi positif ini yakni, 4 orang dari pedagang di pasar Bondalem dan 3 dari masyarakat desa serta satu orang sisanya adalah PMI.  Nantinya, kedelapan warga tersebut akan menjalani tes swab untuk memastikan yang bersangkutan secara klinis terjangkit COVID 19 secara positif, atau justru negatif.  

- Advertisement -

Berdasarkan catatan resmi dari pelaksanaan rapid tes, diikuti sebanyak 75 orang. Terdiri dari 39 orang warga Desa Bondalem dan 36 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI). Adapun hasilnya yakni, 8 orang terkonfirmasi positif dan saat ini sudah berada di RS Giri Emas.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana menyebutkan, dari 39 orang  masyarakat Desa Bondalem yang jalani rapid tes ini, sebanyak 20 orang adalah pedagang di pasar Bondalem, dan 19 orang masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien 18 yang terkonfirmasi positif .

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Buleleng Gede Suyasa menjelaskan selain di Desa Bondalem, pemeriksaan dengan rapid tes juga dilaksanakan di Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula terhadap 36 Pekerja Migrant Indonesia (PMI) yang sudah melewati masa karantina 14 hari. Hasilnya satu orang hasilnya positif.

Kemudian sebelumnya pada hari selasa, 28 April 2020, juga dilaksanakan pemeriksaan dengan rapid test terhadap 10 orang yang sempat melakukan kontak erat dengan Pasien terkonfirmasi positif di Kecamatan Banjar. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negative.

- Advertisement -

“Jadi semua yang dirapid test hasilnya positif langsung dirujuk ke RSP Giri Emas, nanti oleh Tim Medis akan dilaksanakan Pemeriksaan swab untuk memastikan apakah terkonfirmasi atau tidak (COVID 19),” ujar Suyasa yang juga Sekda Buleleng ini.

Dengan adanya pasien baru yang dirujuk ke RSP Giri Emas, kini jumlah orang yang menjalani perawatan sebanyak 19 orang. Dimana empat orang merupakan pasien terkonfirmasi positif, sedangkan 15 orang lainnya berstatus ODP. Mereka yang dirujuk Rabu, 29 April 2020 seluruhnya akan menjalani pemeriksaan swab pada kamis 20 April 2020.

Sementara itu, Perbekel Desa Bondalem, Gede Sadu Adnyana menjelaskan bahwa sebelumnya terjadi transmisi lokal COVID 19 di Bondalem sehingga diputuskan untuk melakukan penelusuran. Dari hasil penelusuran itu, diputuskan untuk melakukan rapid tes yang diikuti oleh sjeumlah pedagang di pasar radisional Bondalem dan warga.

Sadu menceritakan transmisi lokal terjadi ketika ada warga Desa Bondalem yang tiinggal di Denpasar diketahui kini terpapar COVID 19. Keduanya yang tinggal di Denpaar ini terapapr setelah anaknya pulang dari negeri Sakura, jepang.

Fatalnya, warga tersbeut sempat pulang ke kampung halaman di Bondalem dan berinteraki denganw arga salah satnya dengan pedagang dipasar tradisional di Bondalem.

“Saat ini, ada dua orang warga kami dirawat di Denpasar dan satu orang dirawat di RSP Giri Emas positif COVID 19 ini,” terang Sadu.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG juga melakukan pemantauan langsung terhadap jalannya rapid tes di Desa Bondalem dan Desa Tejakula. Dikatakan dia, rapid test merupakan upaya yang dilakukan dalam mendeteksi terhadap virus.

”Memang pelaksanaan rapid test tersebut untuk mendeteksi virus karena di Desa Bondalem terjadi transmisi lokal yang diakibatkan salah satu orang yang tinggal di Jepang,”jelasnya. |tim|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts