More

    Transmisi Lokal Masih Ada, Bali Hati-hati Sikapi Era New Normal

    Singaraja, koranbuleleng.com | Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, menegaskan bahwa Bali sangat berhati-hati menyikapi new normal ditengah Pandemi COVID 19.  Dasarnya, transmisi lokal masih terjadi dan angkanya bertambah setiap hari.

    “Kemarin saya menjelaskan tentang tagline Presiden Produktif dan Aman COVID 19. Pusat menghendaki Bali bisa memulai kehidupan new normal, tapi saya sudah jelaskan bahwa kita di Bali belum bisa karena angka transmisi lokal masih bertumbuh dari hari ke hari,” tegas Dewa Indra Sabtu, 23 Mei 2020.

    Sekda berharap jika transmisi lokal sudah tidak ada, masyarakat Bali bisa mulai kehidupan normal secara bertahap.

    Dewa Indra menerangkan Bali ini adalah salah satu daerah yang tidak menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Karena itu, maka aktivitas masyarakat di Bali ini sesungguhnya lebih longgar dibandingkan dengan daerah yang menerapkan PSBB.  

    Kalau aktivitas yang lebih longgar ini bisa diwujudkan dengan kerja yang lebih produktif dan tetap menjaga disiplin yang kuat dalam protokol kesehatan ini.

    “Maka kita berharap menjadi lebih baik. Karena pemerintah pusat ini sebenarnya sangat ingin Bali bisa menjadi leading untuk menormalisasi situasi ini,” terangnya.

    Namun Ia menegaskan jika Pemprov Bali dan Gugus Tugas berhati-hati dalam menyikapinya. Mengingat saat ini masih terjadi kasus transmisi lokal yang tumbuh dari hari ke hari yang harus di waspadai.

    Dewa Indra menegaksan  jika nantinya transmisi lokal tersebut bisa dihentikan maka kita bisa memulai melakukan produktivitas tersebut.

    “Pemerintah dan Gugus Tugas tentu memahami bahwa work from home, stay at home sudah cukup lama. Tentu menimbulkan kejenuhan dan bahkan juga menimbulkan hal-hal yang kurang positif dari sisi produktivitas, dari sisi perputaran perekonomian dan lain sebagainya,” jelasnya.

    Namun indra berharap semua pihak bisa tetap menjaga diri dan lingkugan agar tidak terinfeksi dan tidak menyebarkan COVID 19. “Mudah-mudahan melalui upaya kita bersama ini, maka produktivitas aman Covid-19 ini bisa kita wujudkan bersama-sama di Bali. Sehingga dengan demikian, antara dampak kesehatan dengan dampak ekonomi bisa kita kendalikan pada situasi yang baik kedepan,” ungkap Dewa Indra. |NP|

    Berita Terpopuler

    Kasus Bertambah, Buleleng Belum Siap New Normal

    Singaraja, koranbuleleng.com| Kabupaten Buleleng belum siap dengan new normal karena saat ini angka pertambahan kasus COVID 19 masih bertambah. Gugus tugas PErcepatan...

    26 Narapidana Dapatkan Remisi Idul Fitri

    Singaraja, koranbuleleng.com | Kemenkumham RI memberikan remisi terhadap 26 orang narapidana yang ditahan di lapas Klas II B Singaraja, Sabtu 24 Mei...

    Transmisi Lokal Masih Ada, Bali Hati-hati Sikapi Era New Normal

    Singaraja, koranbuleleng.com | Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, menegaskan bahwa Bali sangat berhati-hati menyikapi...

    Saat ini, 149 PMI Buleleng Jalani Karantina di Denpasar

    Singaraja, koranbuleleng.com | Tim gugus tugas percepatan penanganan COVID 19 masih konsisten melakukan upaya penjemputan dan karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)...

    Related articles