More

    Warga Tak Pakai Masker Tidak Dilayani

    Satpol PP meminta warga gunakan masker demi kesehatan |FOTO : Rika Mahardika|

    Singaraja, koranbuleleng.com| Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra mengintruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang berkaitan dengan masyarakat untuk tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

    Menuju era new normal ditengah terjadinya Pandemi COVID 19, seluruh masyarakat yang melaksanakan aktivitas di luar rumah diwajibkan menggunakan masker. Hal itu menjadi wajib dipatuhi sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran COVID 19 semakin meluas. Terlebih lagi saat ini, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID 19 terus bertambah.

    Penerapan wajib penggunaan masker oleh masyarakat saat melakukan aktivitas di luar rumah juga berlaku di Kabupaten Buleleng. Terlebih lagi saat ini, aktivitas para pegawai pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemkab Buleleng sudah berjalan dengan normal, namun tetap sesuai dengan protokol kesehatan COVID 19. Bahkan, Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutdjira meminta kepada OPD teknis yang berkaitan langsung dengan pelayanan, tidak diijinkan melayani masyarakat yang tidak menggunakan masker.

    ‘Untuk masyarakat yang akan datang untuk mendapatkan pelayanan di instansi teknis, seperti kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan termasuk di Kecamatan dan di Desa/Kelurahan, kalau tidak memakai masker, masyarakat tidak akan mendapatkan pelayanan,” tegasnya.

    Disisi lain, terkait dengan pelaksanaan hari pertama penerapan bekerja di kantor atau Work From Office (WFO) di lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng masih ditemukan ada pegawai yang tidak disiplin untuk menggunakan masker.

    Pantauan di Kantor Bupati Buleleng pada Jumat, 5 Juni 2020, petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Buleleng terlihat berjaga pada pintu masuk di sebelah Barat kantor. Petugas penegak Perda tersebut berjaga untuk memastikan jika seluruh pegawai ataupun tamu yang masuk ke areal Kantor Bupati Buleleng datang menggunakan msker.

    Namun nyatanya, masih ditemukan sejulah Pegawai maupun tamu yang berkunjung ke Kantor Bupati Buleleng justru tidak menggunakan masker. Bahkan ada beberapa pegawai yang membawa masker, namun tidak digunakan dan justru disimpan dalam saku ataupun dalam tas.

    Oleh petugas, mereka yang kedapatan tidak menggunakan masker diminta untuk berbalik. Namun bagi yag sudah membawa dan disimpan, diminta untuk menggunakan langsung masker tersebut.

    “Masker sekarang sudah wajib digunakan, dan ASN harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Dan tentu aka nada sanksi disiplin bagi mereka (ASN, red) yang tidak mematuhi,” tegas Sutjidra.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede SUyasa meminta kepada masing-masing pimpinan OPD untuk memantau pelaksanaan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Buleleng sudah menerapkan sistem Work From Office (WFO) mulai Jumat, 5 Juni 2020.

    Menurut Suyasa, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Buleleng tentang sistem kerja baru, pimpinan OPD diminta bisa melaksanakannya secara teliti, hati-hati dan waspada. Sehingga bisa memantau semua gerakan atau interaksi yang dilakukan oleh semua ASN di lingkup Pemkab Buleleng, khususnya di masing-masing unit kerja. Pimpinan Unit Kerja juga diminta memperhatikan dengan cermat pelayanan-pelayanan publik kepada masyarakat yang ada urusannya dengan administrasi pemerintahan.

    “Dipastikan semua yang berinteraksi memakai masker dengan benar dan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujarnya.

    Gede Suyasa yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Buleleng mengatakan, setiap OPD bisa menerapkan pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masing-masing kantor. Salah satunya dengan penyiapan tempat cuci tangan yang cukup di masing-masing kantor.

    Selain itu, penyemprotan disinfektan di areal kantor harus dilakukan secara berkala. Pemakaian masker untuk seluruh ASN dan juga pengunjung kantor menjadi sebuah keharusan.

    “Mari bersama melakukan hal tersebut dengan kesadaran yang tinggi. Untuk masyarakat, saya harapkan terus menjelankan protokol kesehatan dengan disiplin tinggi sehingga kita semua bisa memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. |RM|

    Berita Terpopuler

    Desa dengan Anggaran Terbatas Diperkenankan Tidak Realisasikan BLT

    Kepala Dinas PMD Buleleng, Made Subur |FOTO : Arsip koranbuleleng.com | Singaraja, koranbuleleng.com| Pemerintah Desa diperkenankan merealisasikan Bantuan Langsung...

    Kapolres Buleleng Dilaporkan ke Komnas HAM, Kompolnas dan Kapolri

    Surat dari Tim hukum Berdikari Law Office melayangkan pengaduan untuk kepaolres Buleleng ke Komnas HAM, Kompolnas dan Kapolri |FOTO : Istimewa|

    Pangdam Udayana Pastikan TNI Siap Sambut New Normal

    Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara |FOTO ; Edi Toro| Singaraja, koranbuleleng.com |Panglima Komando Daerah Militer IX/Udayana, Mayor Jenderal...

    Potensi Pasar Cabai Tinggi, Harus Mulai Dikelola Secara Organik

    Gede Komang |FOTO : Putu Nova A.Putra| Singaraja, koranbuleleng.com | Sekitar setengah hektar lahan di Desa Panji Anom,...

    Related articles