More

    Sambut Imlek, Umat Tri Dharma Mulai Gelar Pembersihan Patung Dewa Dewi

    Pembersihan patung dewa menyambut Imlek 2572 di TITD Ling Gwan Kiong |FOTO : Yoga Sariada|

    Singaraja, koranbuleleng.com | Pengurus Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Seng Hong Biong –  Ling Gwan Kiong, Singaraja bersama umat mulai melakukan pembersihan terhadap patung dewa dan dewi untuk menyambut Perayaan Imlek 2572 di dua tempat peribadatan, Seng Hong Bio dan Ling Gwan Kiong.

    Malam sebelum pembersihan patung dewa dan dewa serta segala sarana dan prasarana, telah dilaksanakan persembahyangan Dewa Naik. Persembahyangan Dewa Naik ini untuk mengantarkan para dewa menuju sorga. Inilah rangkaian awal perayaan Imlek.

    Beberapa menit sebelum pembersihan, umat juga mengelar persembahyangan bersama untuk memohon ijin melaksanakan pembersihan patung dewa dan dewi serta sarana persembahyangan lainnya.

    Wakil Ketua TITD  Seng Hong Bi dan Ling Gwan Kiong, Gunadi menjelaskan pembersihan patung dewa dan dewi dilakukan oleh para Locu dan Thauke dibantu umat lainnya. Ini pertanda, rangkaian perayaan Imlek mulai diawali 24 bukan keduabelas Imlek, biasa disebut Dewa Naik. Dalam keyakinan umat, para dewa yang ada di Bumi menuju Sorga melaporkan keadaan duniawi. Setelahitu, tanggal 30 bulan kedua belas umat sudah menyambut malam tahun baru imlek, dan keesokan harinya pada tanggal kesatu bulan kesatu imlek, atau penanggalan masehi jatuh pada 12 Januari 2021 sudah tahun baru Imlek.

    “Setelah tahun baru Imlek, nanti ada juga penyambutan dewa turun,” ujar Gunadi,  yang juga punya nama Tionghoa, Yap Yong Gwan.

    Namun perayaan rangkaian Imlek 2572 ini, kata Gunadi, akan dilaksanakan secara sederhana karena masih dalam suasana pandemi COVID-19.

    Pihak panitia tahun baru Imlek 2572 bahkan sudah mengeluarkan pengumuman kepada umat yang menyatakan perayaan Imlek di masing-masing tempat ibadat tri dharma akan dilaksanakan secara sederhana.

    Masyarakat juga diimbau untuk melaksanakan peribadatan di masing-masing rumah. Panitia akan mengatur pelaksanan persmebahyangan di tempat ibadah tri dharma dan mengacu pada protokol kesehatan.

    “Untuk tahun ini, tidak ada hiburan, tidak ada barongsai supaya tidak ada kerumunan. Kami menggelar persembahyangan secara sederhana saja karena masih Pandemi COVID-19. Ini semua untuk mencegah ada klaster penularan,” ujar Gunadi, Jumat 5 Januari 2021. |NP|

    Berita Terpopuler

    5 Pejabat Eselon II Isi Jabatan Baru

    Pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat baru organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Buleleng |FOTO : Istimewa| Singaraja,...

    Polisi Tetapkan Ketua BUMDes Tirtasari Tersangka Korupsi

    Tersangka kasus korupsi Gede Sukaraga usai pemeriksaan oleh penyidik Tipikor Reskrim Polres Buleleng |FOTO : Yoga Sariada| Singaraja,...

    PAS Minta HIPMI Profesional dan Berkontribusi dalam Pembangunan

    Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra bersama pengurus BPC HIPMI Buleleng |FOTO : Istimewa|

    Produsen Arak Kecewa Jokowi Cabut Perpres Penanaman Modal

    Produksi arak tradisional yang dilakukan oleh warga di Desa Bondalem |FOTO : Edy Nurdiantoro| Singaraja, koranbuleleng.com | Produsen...

    Related articles