More

    Museum Gedong Kirtya Digitalisasi Koleksi Lontar

    Singaraja, koranbuleleng.com |  Museum Gedong Kirtya Buleleng terus  melakukan upaya penyelamatan terhadap keberadaan lontar sebagai salah satu aset budaya warisan leluhur Bali dengan cara digitalisasi.

    Proses digitalisasi lontar dilakukan dengan membuat salinan lontar dalam bentuk file digital  dengan mengambil foto setiap lembaran lontar. Sebelum di foto, lontar dibersihkan kemudian dilakukan editing agar aksara pada lontar mudah untuk dibaca.

    Kepala UPTD Museum Gedong Kirtya, Dewa Ayu Putu Susilawati mengatakan digitalisasi koleksi lontar di Museum Gedong Kirtya baru dilakukan beberapa bulan belakangan pada tahun 2021 ini. Koleksi lontar di Gedong Kirtya berjumlah sekitar 5.200 lembar. Saat ini jumlah koleksi lontar  yang sudah didigitalisasi mencapai sekitar 2.700an lembar.

    Pihaknya belum bisa memperkirakan penyelesaian digitalisasi seluruh koleksi lontar. Mengingat koleksi lontar mencapai ribuan dan proses digitalisasi yang memakan waktu cukup lama. Selain itu, karena keterbatasan petugas museum yang ada.

    “Ini upaya perlindungan lontar, mengingat bahan lontar dari biotik yang suatu saat bisa rusak. Kami back up data itu dengan digitalisasi setiap lembar lontarnya,” ujar Susilawati.

    Susilawati menambahkan, upaya mengkonservasi lontar juga dilakukan pada koleksi lontar milik warga. Pihaknya meminta jika ada warga yang memiliki lontar dan membutuhkan bantuan pembersihan dan perawatan, ataupun identifikasi lontar bisa menghubungi pihaknya.

    Namun, mengingat masih dalam kondisi pandemi COVID-19. dalam setiap pelaksanaan kegiatan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

    “Kami juga membantu membersihkan serta membaca lontar tersebut. Mengingat ada masyarakat yang memiliki lontar tetapi tidak bisa mengetahui apa isi lontar tersebut,” ungkapnya.

    Selain melakukan Digitalisasi lontar, Museum Gedong Kirtya juga rutin melakukan perawatan koleksi lontar. Perawatan lontar menggunakan minyak sirih untuk membersihkan dan kemiri bakar untuk memperjelas aksara, serta memberikan kapur barus di dalam kotak penyimpanan lontar. |ET|

    Berita Terpopuler

    Related articles