Mahasiswa STAH Mpu Kuturan Ajak Generasi Muda Paham Era Digital dan Tangkal Hoaks

Singaraja, koranbuleleng.com| Mahasiswa STAH Mpu Kuturan Singaraja mengajak generasi muda untuk terus menambah pengetahuan pemahaman tentang era digitalisasi yang terus berkembang seiring perkembangan teknologi.  Apalagi ditahun politik ini, banyak berkembang hoak atau informasi bohong yang menyesatkan masyarakat dan itu harus ditangkal oleh semua pihak.

Melalui seminar “Peduli Digitalisasi Selamatkan Demokrasi”, peserta diajak untuk menyelami era kekinian yang berjalan seiring dengan perkembangan teknologi, Jumat 5 Mei 2023. 

- Advertisement -

Ketua Panitia Seminar, Ni Putu Anik Mahaswari, kegiatan seminar ini digelar dalam rangka mengimplementasikan secara nyata proses pembelajaran mata kuliah Event Organizer dengan melibatkan siswa siswa SMK dan SMA sebagai pemilih pemula dalam Pemilu 2024 mendatang. Sebanyak 41 siswa ikut dalam agenda seminar itu.

Dalam seminar tersebut, siswa diajak untuk mengenal politik di tengah era digital. Di era digital, banyak pihak bisa menyampaikan pesan politik walaupun kapasitasnya di bidang politik kurang mumpuni sehingga berpotensi menyebarkan informasi bohong. Informasi bohong itu harusditangkal sedini mungkin, termasuk oleh generasi muda yang tidak boleh larut dalam proses penyampain dan penerimaan informasi bohong itu.

“Jadi kita beri pemahaman, khususnya pemilih pemula . Makanya sasarannya itu, anak SMK dan SMA. Untuk memberi pemahaman. Kita harus melek dengan situasi politik di negara kita,” ujar Mahasiswa Prodi Ilkom IV C ini.

Anik menyebut, meski agenda tersebut sebagai proyek perkuliahan, namun pihaknya berharap kegiatan bisa memberikan manfaat bagi publik. Sehingga, generasi muda paham dan mampu berpartisipasi dalam dunia politik. “Projek mata kuliah, tidak hanya sederhana juga ada makna. Kita mengambil topik ini karena sudah masuk masa politik. Saya dengar opini di generasi kita bahwa politik itu milik orang tua. Jadi kita beri pemahaman,” katanya.

- Advertisement -

Ditempat yang sama, Ketua Jurusan Dharma Duta Nyoman Suardika mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pelajaran bagi generasi muda untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi. Mereka bisa mengendalikan diri di tengah era digital terutama dalam pengambilan tema politik untukdiimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Menghubungkan dengan politik ini bagus, karena mahasiswa juga sudah beranjak dewasa. Politik itu suci, karena politik mengambil aspirasi masyarakat lalu dikaji dituangkan lewat program,” kata dia.

Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng Nyoman Kappa Tri Aryandono mengatakan, pemilih pemula ini lebih melek dengan digital, sehingga mereka lebih mampu dalam menentukan hak pilihnya.

“Dengan kecenderungan politik di zaman sekarang terutama beralih ke media sosial kami harap pemilih pemula ini bisa jadi pemilih yang cerdas dalam artian dapat menyaring informasi mana yang benar dan mana yang salah,” katanya. (*)

Pewarta : Kadek Yoga Sariada

Editor    : I Putu Nova Anita Putra

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts