Singaraja, koranbuleleng.com | Sebanyak 105 Sekolah Dasar (SD) se-Buleleng menunjukkan semangat kemerdekaan dengan mengikuti lomba gerak jalan sejauh 8 kilometer, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng pada Senin, 4 Agustus 2025, sebagai bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80. Ketepatan waktu menjadi penilaian tertinggi dalam lomba tahunan ini.
Lomba gerak jalan ini dimulai dari GOR Bhuana Patra Singaraja. Peserta menyusuri ruas-ruas jalan utama di pusat kota Singaraja, melalui Jalan Ngurah Rai, Jalan Pramuka, Jalan Diponegoro, Jalan Erlangga, Jalan Imam Bonjol, Jalan Gajah Mada, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, Jalan Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Dewi Sartika, hingga kembali finis di depan GOR Bhuana Patra.
Koordinator Juri Gerak Jalan, I Made Sumarga Jaya, menegaskan bahwa kriteria utama penilaian adalah ketepatan waktu regu dalam mencapai garis finis. Regu yang mencapai waktu tepat akan memperoleh poin tertinggi.
“Peserta dalam 8 kilometer menempuh kira-kira 96 menit, 1 kilo rata-rata ditempuh 12 menit. Ketika mereka mencapai waktu tepat akan mendapatkan nilai 300 poin,” ujarnya.
Jika sebuah regu tidak sampai ke garis finis dalam formasi lengkap, maka nilai akan dikurangi sesuai jumlah peserta yang hilang dari barisan. Penilaian juga meliputi keseragaman pakaian, keindahan formasi, kekompakan langkah, semangat juang, serta ketertiban peserta.
“Ada sebanyak 35 juri di luar guru olahraga SD. Kita ada juri pos dan juri keliling. Ada juga larangan yang harus dituruti peserta. Ketika peserta melanggar tidak boleh menukar peserta ganti sepatu, kalau sampe melanggar sudah kita sudah ada ketentuan penilaian,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, menjelaskan bahwa lomba ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sebagai upaya membangun kembali jiwa nasionalisme pada generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi.
“Lomba ini digelar agar generasi muda tetap mencintai bangsa dan negara, menghormati pejuang kemerdekaan, dan membangun nasionalisme, ditengah gempuran globalisasi. Seluruh tingkatan dilaksanakan baik dari SD, SMP, SMA dan umum, ini lebih kepada penekanan jiwa-jiwa nasionalisme,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan ini masih akan terus berlangsung. Pada Selasa, 5 Agustus 2025, digelar gerak jalan 8 kilometer untuk tingkat SMP. Disusul gerak jalan 17 kilometer untuk dewasa putri pada Rabu, 6 Agustus 2025, gerak jalan kocak pada Kamis, 7 Agustus 2025, serta ditutup dengan gerak jalan 45 kilometer dewasa putra pada 9 dan 10 Agustus 2025.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

