Pabersi Buleleng Nyatakan Kewenangan Berangkatkan Wahyu ada di Pengurus Pusat

Singaraja, koranbuleleng.com | Dinamika dunia olahraga Buleleng kembali menjadi sorotan publik setelah kabar mengenai atlet angkat berat, I Gede Wahyu Surya Wiguna, ramai diperbincangkan di media sosial. Perhatian ini mencuat usai unggahan pribadi sang atlet yang mengungkapkan kekecewaan karena belum dapat tampil dalam kejuaraan dunia.

Ajang bergengsi yang dimaksud rencananya digelar di Druskininkai, Lithuania. Dalam unggahan tersebut, Wahyu menyebut dirinya belum bisa berangkat lantaran belum mengantongi rekomendasi resmi sebagai syarat administratif utama.

- Advertisement -

Selain itu, ia juga menyinggung adanya kewajiban dana jaminan dengan nominal cukup besar, yakni mencapai Rp339 juta, yang kemudian memantik beragam spekulasi di ruang publik.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Umum Pabersi Buleleng, Ketut Widhi Sandiada, memberikan penjelasan resmi. Ia membenarkan bahwa Wahyu sebelumnya menerima undangan dari International Powerlifting Federation untuk mengikuti kejuaraan dunia.

Pengkab Pabersi Buleleng dan Pengprov Pabersi Bali sudah menerbitkan rekomendasi, namun persetujuan dari PB Pabersi hingga batas akhir pendaftaran tidak juga turun.

Kondisi ini, kata dia, tidak hanya dialami oleh Wahyu semata. Beberapa atlet lain juga menghadapi situasi serupa, sementara alasan pasti belum diterbitkannya rekomendasi tersebut belum dijelaskan secara rinci oleh pihak pusat.

- Advertisement -

Terkait polemik dana jaminan yang ramai dibahas, Widhi menegaskan bahwa hal itu berkaitan dengan aturan tes doping yang mengacu pada ketentuan World Anti-Doping Agency. Dana tersebut bersifat titipan dan hanya digunakan jika terjadi pelanggaran.

” Itu semua sudah sesuai dengan aturan kejuaraan. Tidak ada pungli seperti yang ramai di media sosial,” ujar Wdhi, Senin, 6 April 2026.

Di sisi lain, Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova Anita Putra, turut angkat bicara. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi Wahyu yang dinilai sebagai salah satu atlet berprestasi kebanggaan daerah.

Menurutnya, berbagai capaian Wahyu, termasuk di level internasional, menjadi bukti kualitas atlet Buleleng yang mampu bersaing di kancah global.

“Kami di daerah tentunya mendukung dan mendorong atlet agar bisa berprestasi di level yang lebih tinggi. Namun, untuk proses administrasi seperti rekomendasi, kewenangannya berada di pusat,” ujarnya.

KONI Buleleng, lanjutnya, tetap berkomitmen memberikan dukungan menyeluruh kepada seluruh atlet, baik dalam pembinaan maupun fasilitasi komunikasi untuk keikutsertaan di berbagai ajang, tanpa terkecuali.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru