Singaraja, koranbuleleng.com| Polres Buleleng menyiapkan pengamanan ketat untuk rangkaian gerak jalan 45 kilometer yang digelar pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran jalannya acara dan meminimalisasi potensi gangguan, terutama di titik-titik yang dinilai rawan.
Sebanyak 130 personel gabungan akan dikerahkan, dibantu unsur pengamanan dari Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek jajaran dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Polres Buleleng. Dari jumlah tersebut, 60 personel akan ditempatkan di titik strategis sepanjang rute, mulai dari titik start di Lapangan Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, hingga garis finis di depan GOR Bhuana Patra Buleleng.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, menegaskan bahwa titik-titik rawan seperti Desa Bungkulan dan Kubutambahan akan menjadi fokus pengamanan. Jalur nasional yang berada di bawah pengawasan Polsek-polsek juga akan dijaga secara ketat. “Kami libatkan juga nanti ada patroli besar-besaran besok untuk pengamanan jalan,” ujarnya, Jumat, 8 Agustus 2025.
Meskipun lomba berlangsung di wilayah Buleleng timur, Polsek-polsek di wilayah barat juga dilibatkan. Langkah preventif dilakukan melalui pendekatan Bhabinkamtibmas, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat.
“Kami antisipasi dengan kegiatan preventif melalui Bhabinkamtibmas, sosialisasi, imbauan, termasuk juga nanti pada saat hari H kami akan melaksanakan kegiatan preventif yaitu patroli besar-besaran,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng telah mengirimkan surat imbauan kepada perusahaan material agar truk tidak melintas mulai malam 9 Agustus hingga pagi 10 Agustus 2025.
Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawa AP, mengungkapkan koordinasi juga dilakukan bersama desa-desa di Tejakula dan kepolisian untuk menahan sementara operasional truk di jalur Singaraja–Amlapura.
“Untuk tempat istirahat sopir, pertama di sebelum Tejakula, kalau mereka sudah lewat boleh di terminal-terminal untuk ngepos di sana. Kita siagakan personel hampir 80 personel, termasuk mereka yang bertugas di lampu penerngan jalan umum,” ujarnya.
Pengaturan lalu lintas juga berlaku di wilayah Kota Singaraja. Pada Minggu, 10 Agustus 2025, car free day di Jalan Ngurah Rai ditiadakan karena jalur tersebut akan dilalui peserta sebelum menuju finis di GOR Bhuana Patra Singaraja.
“Car free day, itu tidak ada saat Minggu. Kendaraan-kendaraan yang besar, kita alihkan ke jalan Pahlawan yang dari selatan ke Gajah Mada. Jadi tidak melewati Jalan Ngurah Rai dan Udayana,” kata dia.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

