More

    Bawaslu Buleleng Kirim Kajian Kekacauan Pemilu ke DKPP

    Singaraja, koranbuleleng.com| Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buleleng telah meneruskan hasil klarifikasi terhadap komisioner dan kepala kesekretariatan KPUD Buleleng ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dengan kekacauan penyebaran dan distribusi logistik Pemilu yang berdampak pada keterlambatan dan kekacauan pada hari pemungutan suara, 17 April 2019.  

    Kajian itu telah diteruskan ke DKPP melalui Bawaslu Provinsi Bali,  Rabu, 8 Mei 2019.

    Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana menjelaskan, dari hasil klarifikasi itu dan kajian yang telah dibuat membuat kajian bahwasannya ada indikasi pelanggaran kode etik sesuai Peraturan DKPP Nomor 2 tentang kode etik dan prilaku penyelenggara Pemilu, dan ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, termasuk melanggar PKPU Nomor 15 tahun 2018 tentang Norma, Standar, Prosedur, Kebutuhan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

     “Salah atau tidak, melanggara kode etik atau tidak itu adalah kewenangan dari DKPP. Kita sifatnya menunggu, kapan sidangnya atau memang tidak ada sidang. Kita tunggu keputusan DKPP saja,” ujarnya Kamis, 9 Mei 2019.

    Untuk diketahui, kekacauan pendistribusian logistik Pemilu memang menjadi temuan dari Bawaslu Buleleng hingga kemudian diregistrasi menjadi pelanggaran. Pelanggaran terjadi karena KPU Buleleng hingga batas akhir waktu pendistribusian yakni tanggl 16 April hingga pukul 24.00 wita, belum menuntaskannya.

    Terlebih lagi, saat kelengkapan Pemilu terdistribusi, masih menimbulkan kekacauan terhadap tahapan proses pungut hitung di tingkat TPS.

    Sehingga, Bawaslu Buleleng pun kemudian mengklarifikasi 5 Komisioner KPU Buleleng, masing-masing Ketua KPU, Komang Dudhi Udiyana yang membidangani Logistik Pemilu, kemudian dan Divisi Teknis, Gede Sutrawan, Divisi Hukum, Made Sumertana, Divisi Perencanaan dan Data, Nyoman Gede Cakra Budaya, dan Divisi Sosialisasi, Gede Bandem Samudra. Selain seluruh komisioner KPU, Bawaslu juga mengklarifikasi Sekretaris KPU Buleleng, Gede Aswina. |RM|

    Berita Terpopuler

    2.202 KK Terima BST dari Anggaran APBD Buleleng

    Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana menyerahkan bantuan sosial tunai (BST) kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Nilai bantuan Rp.300 ribu/bulan yang bersumber...

    Pemkab Buleleng Ancam Cabut Ijin Usaha Jika Langgar Jam Operasional

    Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menyiapkan opsi untuk mencabut ijin usaha perdagangan yang melanggar ketentuan waku operasional selama penanganan COVID...

    Tiga Anggota Polsek Sukasada Positif COVID 19

    jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID 19 dan dirawat di Rumah Sakit Pratama (RSP) Giri Emas masih berjumlah 15 orang. Tiga diantaranya...

    Kasus Bertambah, Buleleng Belum Siap New Normal

    Singaraja, koranbuleleng.com| Kabupaten Buleleng belum siap dengan new normal karena saat ini angka pertambahan kasus COVID 19 masih bertambah. Gugus tugas PErcepatan...

    Related articles