Buleleng Zona Kuning, Pembukaan Sekolah Tunggu Evaluasi

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana memasangkan face shield ke pedagang |FOTO : arsip koranbuleleng.com|

Singaraja, koranbuleleng.com| Kabupaten Buleleng kini sudah berada dalam zona kuning atau kategori resiko ringan penyebaran COVID 19. Walaupun demikian, rencana untuk penerapan sistem pembelajaran tatap muka tidak serta merta bisa dilaksanakan.

- Advertisement -

Kabupaten Buleleng menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Bali yang ditetapkan sebagai daerah zona kuning berdasarkan laporan harian zonasi oleh Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19  Provinsi Bali yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Made Rentin.

Secara persyaratan yang ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Kabupaten Buleleng sebenarnya sudah bisa menerapkan pembelajaran tatap muka. Karena yang bisa melaksanakannya adalah daerah yang berada dalam zona hijau dan merah, dengan beberapa syarat dan ketentuan.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa menjelaskan, saat ini Pemkab Buleleng melalui Gugus Tugas masih akan melakukan evaluasi, tentang seberapa lama Buleleng akan bertahan dalam zona kuning, bahkan bisa sampai ke zona hijau.

Menurutnya, status dan zona Kabupaten/Kota di Bali selalu dirilis oleh BPBD Provinsi Bali setiap satu minggu. Terlebih lagi status dan zona suatu daerah memang bersifat dinamis, tergantung dari perkembangan kasus COVID 19. Pun demikian, kebijakan-kebijakan yang akan ditempuh terkait dengan penetapan zona kuning bagi Buleleng akan tetap disampaikan ke Pemerintah Provinsi Bali. Salah satunya adalah menyangkut tentang proses pembelajaran tatap muka bagi sekolah.

- Advertisement -

“Mungkin kalau minggu depan masih zona kuning, kita akan evaluasi dan kita akan menyampaikan sekiranya Pak Bupati mengambil kebijakan baru terkait dengan zona kuning, kalau bisa sih zona hijau supaya lebih kuat lagi kita menerapkan apa yang disyaratkan Kemendikbud,” jelas Suyasa.

Dari kondisi ini, Suyasa tidak henti-hentinya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu disiplin dalam penerapan Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID 19 di Kabupaten Buleleng, sehingga nantinya, Kabupaten Buleleng bisa berada dalam zona hijau.

“Kalau zona hijau lebih aman pak Bupati mengambil kebijakan khususnya dalam hal proses belajar dengan tatap muka. Karena kalau zona oranye lagi tutup lagi (sekolah, red). Ini yang harus kita kerjakan bersama dengan masyarakat, ortu murid satgas covid dan semuanya,” ajak Suyasa.

Belum lama ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng memang sudah menyebarkan surat pernyataan kepada para orang tua siswa terkait dengan persetujuan untuk penerapan pembelajaran tatap muka di sekolah. Hal itu dilakukan sebagai persiapan jika nantinya Buleleng benar-benar akan memutuskan untuk pembelajaran tatap muka.

“Kalau itu dari disdik, kalau nanti kebijakan langsung diambil tatap muka bisa langsung diberlakukan. Jadi semua persyaratan yang dibutuhkan sudah tersedia. Mereka menyiapkan begitu dibuka langsung dibuka, Karena administrasinya sudah terpenuhi,” ujar Mantan Asisten 3 Setda Buleleng ini.

Sementara itu secara terpisah, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyebut jika pencapaian status zona kuning ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak. Upaya-upaya edukasi terus dilakukan kepada masyarakat. Utamanya pemberian pemahaman tentang pentingnya disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes). Baik itu cuci tangan, memakai masker maupun menjaga jarak.

“Edukasi menjadi penting saat ini. Juga keterlibatan semua pihak baik itu dalam upaya edukasi maupun penerapan prokes,” jelasnya.

Dukungan penuh untuk upaya penanganan pandemi Covid-19 juga datang dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Buleleng. Khususnya dari TNI dan Polri. Kemudian, Satpol PP Buleleng juga bekerja sangat keras untuk edukasi penerapan prokes. Termasuk desa adat yang terus turun memberikan edukasi prokes

“Dan sekarang kita bisa lihat hasilnya. Jadi, semua upaya dapat dilakukan dengan baik serta hasilnya sekarang Buleleng masuk zona kuning,” pungkas Agus Suradnyana. |RM|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts