More

    Urban Farming Panen Perdana Sayur Mayur

    Panen perdana sayur mayur di lokasi urban farming Desa Baktiseraga |FOTO : Edy Nurdiantoro|

    Singaraja, koranbuleleng.com | Masyarakat Desa Baktiseraga melakukan panen perdana sayur mayur di lahan urban farming di wilayah pemukiman LC, Jumat 5 Maret 2021. Beberapa jenis sayur yang dibudidayakan di lahan ini, seperti kangkung dan bayam dengan sistem organik. Pembuatan lahan pertenian dengan pola urban farming sebagai proyek awal pertanian perkotaan yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Baktiseraga.    

    Perbekel Desa Baktiseraga I Gusti Putu Armada mengatakan sayuran yang di panen sudah berumur satu bulan. Panen perdana ini sekaligus sebagai kampanye bagi warga desa untuk memanfaatkan lahan tak produktif sebagai lahan pertanian dengan model urban farming.  

    Sebanyak 200 ikat sayuran berhasil dipanen. Sementara untuk tanaman lainya seperti jenis  tanaman obat masih dalam proses pertumbuhan

    “Yang kami panen sayuran yang ditanam di sekitar 10 petak. Hasil panen perdana ini rencananya kami akan bagikan ke warga desa,” ujar Armada.

    Selama ini, kata Armada, Pemerintah Desa Baktiseraga melibatkan warga desa setempat untuk melakukan perawatan. Program urban farming ini dikerjakan dalam bentuk program Padat Karya Tunai.  Biayanya dianggarkan dari APBDes 2021 sekitar Rp 40 juta, 50 persen lebih dimanfaatkan untuk biaya tenaga kerja.

    ” Warga desa sebagai tenaga kerja dengan upah Rp80 ribu per harinya,” imbuhnya.

    Armada menambahkan, ide untuk membuat kebun urban farming dengan luas 8 are ini muncul setelah pembangunan TPS 3R pada Oktober 2020 lalu rampung. Kompos hasil produksi TPS 3R digunakan untuk media tanam.

    Pihaknya berharap dengan panen perdana ini menuai tanggapan yang positif dan ada lagi warga yang bersedia lahannya dimanfaatkan untuk metode pertanian seperti ini.

    “Rencananya kami akan kembangkan lagi. Polanya seperti apa nanti dengan sistem sewa atau secara cuma-cuma akan atur,” pungkasnya.

    Panen perdana ini juga dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, Anggota DPRD Bali, Gusti Ayu Aries Sujati Suradnyan ayang juga istri BUpati Buleleng, Putu Agus Suradnyana. |ET|

    Berita Terpopuler

    Related articles