More

    Somvir Siapkan 7 Ton Beras Untuk 9 Kecamatan di Buleleng

    Dr.Somvir bagikan bantuan beras untuk pedagang di Pantai Penimbangan, Desa Pemaron |FOTO:Edy Nurdiantoro|

    Singaraja, koranbuleleng.com | Anggota DPRD Bali dapil Buleleng, Dr. Somvir, membagikan sembako gratis untuk para pedagang di Pantai Penimbangan (PP), wilayah Desa Pemaron, Buleleng, Kamis 10 Juni 2021. Sedikitnya, 41 pedagang, masing-masing mendapatkan 10 kilogram beras.  

    Somvir berharap bantuan yang dibagikan itu bisa meringankan beban masyarakat di tengah wabah COVID-19. Dia juga mengaku sudah menyiapkan 7 ton beras untuk seminggu kedepan yang akan dibagi kepada sejumlah masyarakat Buleleng di sembilan kecamatan. Bantuan beras tersebut akan dibagikan saat reses dengan menyasar 16 desa.

    Somvir mengatakan,  walaupun pandemi COVID-19, dirinya tetap menyerap aspirasi rakyat dengan turun ke sejumlah desa di Kabupaten Buleleng. Salah satunya, ke Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng. 

    “Selama seminggu ke depan, saya menyiapkan 7 ton beras untuk dibagikan kepada masyarakat Buleleng di setiap kecamatan. Yang terpenting adalah bagaimana kami melakukan reses aspirasi dengan tetap membantu masyarakat,” tutup Somvir.

    Saat Pemilu tahun 2019 lalu, Guru Yoga asal India ini memang mengagetkan panggung politik Bali karena berhasil lolos menjadi anggota DPRD Bali dari Dapil Buleleng dengan perolehan suara 11.898 suara. Bahkan, Somvir mengalahkan perolehan suara rekan sesama politisi dari Partai Nasdem yang pernah duduk di DPRD Bali kala itu, yakni Nyoman Tirtawan.

    Sebenarnya Somvir bukan tahun 2019 saja tarung dalam Pemilu. Sebelum dia juga sempat bertarung pada pemilu tahun 2014 melalui Partai PDI Perjuangan. Namun gagal.  Saat ini, Somvir yang duduk di Komisi 1 DPRD Bali terus berusaha untuk menyerapaspirasidan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

    “Selaku anggota dewan, saya tetap terjun ke masyarakat menerima aspirasi. Melakukan reses dengan cara ini, terjun ke masyarakat, saya ingin mengetahui apa yang perlu kami perjuangkan dari masyarakat,” ujar Somvir.

    Somvir menambahkan, beberapa sebelumnya ia sudah lakukan di Desa Panji, pihaknya  menerima usulan dari masyarakat terkait hutan desa yang sekian ratusan hektar, suatu hari nanti bisa dikelola untuk wisata religi serta yoga.

    “Menyarankan ke pihak desa untuk menyusun master plan. Selanjutnya, aspirasi tersebut akan diteruskan ke Provinsi, untuk diusulkan Bansos. Karena pandemi saat ini, kawasan alam dan spiritual seperti itu bagus untuk menunjang kehidupan yang sehat untuk manusia,” imbuhnya

    Sementara di Desa Pemaron yang merupakan salah satu lokasi wisata Pantai Penimbangan, Somvir menerima aspirasi masalah ekonomi saat ini, di mana pandemi COVID-19 yang membuat perekonomian lesu.  |ET|

    Berita Terpopuler

    Related articles